Featured

10/recent

[PERS #37] Galih Prasetya Dinanta

Senin, Agustus 15, 2016


Mungkin sempet bingung awalnya mengenai nama temen gw yang satu ini. Menurut sistem akademik UGM sih namanya jelas-jelas Dinanta, tapi menurut dia, en menurut akta lahirnya tertulis Adinanta, hm, apa gw yang salah inget, entah lah. Inilah cerita mengenai temen gw yang paling unik, siapa kalgi kalau bukan si Galih atau si Nanta *versi panggilan di rumahnya*. 

Secara fisik sih si Galih ini paling besaar di angkatan gw, mungkin juga paling berat sampe berat badannya jadi olokannya si Bey pas sama-sama nimbang di tempat fitness. Tapi, dari pengamatan gw sih si Galih ini bukan berat berlemak gitu sih. Faktor tulang yang berat mungkin jadi pendukung berat sak kwintalnya Galih. Dia ngaku kalo di rumah kerjaannya adalah membantu orang tua nggarap ladang dan sawah sehingga mau nggak mau kulitnya harus terbakar matahari dan itulah alasan dia males pulang kadang-kadang. Hahaha. Tapi kegiatannya bertani ini kok gak masuk akal sama badannya yang gede. Haha. Mungkin saking lelahnya Galih, abis di sawah terus dia makan gak tanggung-tanggung. Even mungkin punya adik-adiknya aja diembat. May be. Haha.. Sorry lih! 

Geng Galih, ah ini kurang Wisnu, seenggaknya beginilah konstelasi anak geofisika 2007 jaman awal kuliah.

Entah kenapa gw males ngebenerin posisi orientasi foto ini.. Ini jaman STMJ

30 Oktober 2010, pameran vulkanologi di BPPTK, se

Thanks to him, gw jadi menginjakkan kaki di kapal ini juga selama the next 8 months
Pada dasarnya ini anak termasuk tipe yang susah dikasi tahu. Semacam keras kepala gitu kayak Gama. Haha.. Pernah pas ngebahas hasil praktikum resistivity atau gimana gitu kita belum juga ngebahas en masih bingung sama mana yang bener en mana yang salah. Si Galih udah asal nyosor aja dengan model pembahasannya yang udah rapi dijilid dengan 100% pemahamannya sendiri semacam dia gak peduli kalo misal bakal ada salah atau apa gitu. Ya, semoga sekarang dia udah bisa sedikit tim work en berpikir matang jauh-jauh dulu sebelum membuat keputusan. Hahaha.. Masalah tim work, hahaha ada cerita lucu yang pasti dirasain sesama anggota tim akusisi praktikum seismik refraksi angkatan gw yang satu tim sama gw. Hahaha.. Galih sebesar itu bisa menghilang dengan sangar di depan mata kami??? Jane yo gw liat pas dia meninggalkan tim dalam jangkauan mata gw dan entah kenapa gw biarkan soalnya kirain dia pergi ke kamar mandi atau gimana. Gak taunya gak balik-balik en dihubungi berapa kali pun gak nyambung. Krik krik krik. Ini apa coba praktikum kok asal main ninggal, kata temen-temen yang lain. Usut punya usut sih akhirnya kita tahu alasan Galih meninggalkan lokasi adalah gegara hapenya rusak atau dia kebelet boker, sek sek, kok gw lupa mendadak. 

Tapi, yang paling paripurna dari Galih adalah kemampuan geolokasinya yang nihil.. haha.. at least selama di Jogja ya.. Keinget cerita Abi yang menceritakan pengalamannya abis dari tempat futsal en dia ngaku en pede abis tentang jalan pulang balik ke kosnya. Ternyata dibawanya Abi jauh ke Utara (padahal kos Galih jelas-jelas ada di selatan). Konyol deh ya. Tapi lebih konyol lagi pas perayaan selamatan Ghofar di Pantai Depok, Ceritanya kita kumpul di rumah gw kah atau dimana gw lupa. Then, karena kita tau apa kelemahan sistem kita, atau dalam kalimat lain, kita tahu apa kelemahan Galih, maka kita sudah meng-upgrade strategi kita menuju Pantai Depok. Intinya, beberapa motor udah disiapkan di depan Galih en sisanya di belakang Galih. Gw lupa waktu itu kayaknya mbonceng Anang deh. Di belakang Galih ada Priyo sama Iwan Kucluk. En Galih sendiri mboncengin Wisnu as usual. 

Semuanya baik-baik aja sampai dengan perempatan Joteng Kulon. ENTAH kenapa juga kita pilih rute ke Jalan Bantul instead of Jalan Paris. Seenggaknya kan kalo di Jalan Paris kita lurus-lurus aja. Dan itu lah yang terjadi. Out of the Blue. Sistem keamanan hancur berantakan KARENA Galih pandangannya lurus-lurus aja. Dia nggak lihat kalau aku yang di depannya persis belok ke kiri ke arah Jalan Paris dari Jalan Bantul di Ringroad. Dan sebelum lampu hijau menyala lebih cepat dari yang dibayangkan. Rombongan pun terputus jadi dua, satu ke Jalan Paris, satu ke Jalan Bantul. 

Sampai di Pantai Depok en nunggu lama akhirnya Iwan en Priyo dateng seperti biasa TANPA Galih. LHOO??? Kok rasane nelongso sekali si Galih ini. Hapenya jatuh di jalan. Berapa kali HP si Galih rusak beli rusak beli. Lebih kasian lagi ketika Wisnu yang diboncengin kaga bisa ngerasain enaknya makanan di Pantai Depok. Hahaha. Kalau gitu nggak ada cerita dong ya Lih... 

Pose lutju Galih :3

Di Pantai apa ya.. Paris?

Foto jaman GE di Kulonprogo

Kenthel!

Bukan tipe orang yang suka ngomong, tapi kalau udah dapet temen, jadilah mereka akrab

Selalu serius kalau kuliah, abaikan yang jahil ini.

Kita kurang piknik, jadilah kita ngelayap ke Alun-Alun nonton sekaten

Ini Galih dan Jogja, pastinya ada setangkup haru dalam rindu ya lih?

Lenting Sempurna.. Haha

Ketika emosi dengan FAJAR begitu memuncak.. Berapapun ngulang KALKULUS dilewati dengan santai

Nggak nyangka juga doski hobi karaoke

Paling diandalkan urusan ngetok palu seismik refraksi. Nothing better.

Hobi juga renang.. 
Seenggaknya Galih pernah nanya gimana sih cara memperkuat daya ingat, soalnya mungkin dia menyadari bahwa ingatannya gak setajam orang lain atau gimana. Sering hilang barang-barang di sekitarnya mungkin jadi pemicu utama pertanyaan itu. Ya gw saranin aja mulai latihan mengingat hal-hal yang paling simpel dulu, en akhirnya ingatannya agak membaik. 

Debutan karaoke di Family Fun

Praktikum GEM Dipol-Dipol foto-foto dulu biar gahool...

Kebiasaan galih, "menyendiri". Trus orang bingung nyariin. Then, muncul tiba-tiba.

Ketika kita tertawa bersama
Tipenya adalah suka menyendiri, semacam ansos di awal-awal kuliah. Kalau ngajak Galih ke hutan mungkin bisa aja dia hilang sendiri gegara alam semesta buat dia udah jadi tempat bermain yang paling indah. *bwhaha*. Dia bisa merenung sendirian di tempat yang sepi jadi secara mental dia lebih berani ketemu sama setan setan daripada ketemu manusia. Hobinya nonton film horror sendirian di kamar sambil matiin lampu en ngoleksi klip-klip uji nyali dunia lain en video mistis lainnya. Weird

Keinget foto ini, keinget labkom geofis.. ;(

Masa akuisisi GEM.. 

Karaoke di saat Merapi meletus tahun 2010, sungguh... Oiya, akhir kuliah Galih ini sohiban banget ama Rudy
Tapi, di luar itu semua, perangainya enak buat ngobrol lama gitu. Bisa dibawa gaul juga. Bisa karaokean juga. Bisa foto-foto di Tugu. All hail. Yang penting semangatnya itu lho! Nggak pernah menyerah. Di ending-ending kuliahan mungkin dia sadar bahwa terus berada di lembah geofisika tidak akan menyelesaikan masalahnya. Maka dengan penuh keyakinan dia nyoba eletronika sebagai subjek S2 nya. Gw nggak tau dia bisa namatin S2 nya itu enggak soalnya banyak urusan di Tangerang setelah dia keterika PNS di sana. Wow, bagi Galih, hidup adalah perjuangan. Cita-citanya tercapai dong ya. Kerja di bidang Geothermal walopun yang diurusin bukan ala-ala jenis batuan dan up flow sama out flow en manifestasi, tapi the way better, mungkin dia ngurusin apa-apa yang berbau elektro dan kelistrikan secara dia lebih paham dengan itu sekarang. 

Sekarang udah nggaya dia.. Sukses to the max..
Belakangan dia merasa kelelahan dan berkutat dengan beberapa rasa sakit ya mungkin karena terlalu semangat mungkin lih... Dia juga punya ambisi lain yang lebih ke arah bisnis agronomi.. Okedeh lih.. mimpimu memang banyak dan semoga bisa dijabanin semuanya tanpa lelah en terus semangat.. Temenmu ini akan selalu mendukungmu..


Faz,
15 Agustus 2016

Gigi Dua : Dualisme

Senin, Agustus 15, 2016
Copyright by KJ from GYMBJ Comic 2015
Dualisme itu mendua, bercabang dua. Dalam artian lain, tak lagi satu. Dalam teori bilangan, satu saja sudah dianggap sesat, apalagi dua yang secara kuantitas bertambah satu dari satu. Ah, sudahlah, abaikan kalimat barusan. Mungkin terdengar gumpil seperti pikiranku.

Udah mau tujuhbelasan ini, oh, no, nanti tujuhbelasan haram bukannya? Katanya Islame mbahmu itu nggak mengakui nasionalisme. Oh, nasionalisme yang bener itu nasionalisme berbendera palestina yang menurut foto di media sosial (yang busuk itu) biasanya berdarah-darah, terus timbul chauvinisme tingkat tinggi di dalam dada. Bergemuruh penuh emosi tak tertahankan, kemudian mencoba membuat serangkaian mind propaganda untuk membodohi umat yang sudah debil (nantinya mereka semakin pandir). 

Di saat mereka mengkafir-kafirkan orang lain, sesungguhnya agama Muhammad di bumi Indonesia ini tercerai kepada dua pihak yang suka berdebat kusir. Wahabi dan ahlu sunnah. Malahan dua aliran besar Muhammadiyah dan NU saja santai-santai saja. Selalu dualisme. Selalu kafirkan yang satu lainnya. Tuhan bereplikasi menjadi banyak ya. 

Apa mereka tidak kembali ke tuhannya? ke Allah-nya dan ke Muhammad-nya? Oh, mungkin karena dua tokoh itu sekarang sudah menjadi sosok yang lain. Oh iya, Allah-nya telah dikerdilkan menjadi Al-Qur’an. Muhammad-nya telah dipasung menjadi Al-Hadist. Mereka membela sesuatu yang tidak butuh dibela. Mereka bahkan tidak kenal siapa Ilah-nya dan siapa nabinya, siapa Rabb dan Maliknya, siapa juga rasulnya. Dus, dengan pengetahuan yang nihil mereka berdalilih ingin membela islam. Islam tidak perlu dibela. Kasian Sang Penciptamu itu, Dia sudah memberikan kitab mujarabnya, namun kau kerdilkan namaNya. Kau sebut Dia tanpa kenal Dia. Kau sebut Dia lantang ketika membabat kepala orang yang tak sependapat bagimu. Kau sebut nama besarNya ketika menjarah toko-toko milik orang yang kau anggap tak berislam dan berdagang babi apalagi berjualan di hari puasa. 

Sudah dikerdilkan, kau pakai ayat-ayat itu (yang kamu sendiri hanya membaca arti luarnya) di pelbagai media sosial. Kau pakai ayat-ayat itu untuk melegitimasi setiap aksimu. Kau gunakan ayat-ayat itu agar terlihat suci dan memiliki hubungan vertikal yang lebih dari orang lain. Kau nisbatkan ayat-ayat itu untuk menyalah-salahkan orang lain kemudian dibayar jutaan dengan dalih membayar tim manajemen. Kau terjemahkan ayat itu kedalam pemikiran dangkalmu mengikuti tafsir dangkal yang kau temukan kemudian membuat orang lain masuk kedalam gravitasi pemikiranmu dan kamu senang melihat itu. Kamu pikir ini bisnis multilevel? Kamu pikir itu bisa menempatkan kamu di surga? 

Sebentar, Apakah surga itu tujuanmu? Oh, pasti dengan tambahan fasilitas bidadari surga. Oh, mesum juga akalmu. Bisakah kau melihat Tuhanmu di lagu ini?

If you’re not the one then why does my soul feel glad today?
If you’re not the one then why does my hand fit yours this way?
If you are not mine then why does your heart return my call
If you are not mine would I have the strength to stand at all

I'll never know what the future brings 
But I know you're here with me now
We’ll make it through 
And I hope you are the one I share my life with

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am?
Is there any way that I can stay in your arms?

If I don’t need you then why am I crying on my bed?
If I don’t need you then why does your name resound in my head?
If you’re not for me then why does this distance maim my life?
If you’re not for me then why do I dream of you as my wife?

I don’t know why you’re so far away 
But I know that this much is true
We’ll make it through 
And I hope you are the one I share my life with
And I wish that you could be the one I die with
And I pray in you’re the one I build my home with
I hope I love you all my life

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I can stay in your arms?

‘Cause I miss you, body and soul so strong that it takes my breath away
And I breathe you into my heart and pray for the strength to stand today
‘Cause I love you, whether it’s wrong or right
And though I can’t be with you tonight
You know my heart is by your side

I don’t want to run away but I can’t take it, I don’t understand
If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am
Is there any way that I could stay in your arms

***

Kesimpulannya adalah, menjadi kelompok-kelompok yang sudah diramalkan entah dimana itu, itu adalah skenariomu yang harusnya kamu baca (iqro). Even ayat pertama surat yang turun dari Tuhanmu saja kau dustakan kan? Intinya, banyak sekali ilmu yang tak terlihat di sekitar kita dan perjalanan hidup itu tidak untuk menumpuk-numpuk segala yang berkuantitas kemewahan. Tujuan hidup bukan untuk masuk surga. Tujuan hidup adalah menemukan sirathal mustaqim untuk kembali ke baitul-allah. Untuk menemukan bilangan ke tigabelas dalam sistem bilangan duabelas, menurut Ayu Utami. Hanya dan hanya dengan hal itu hidup ini dibuat, dan Tuhanmu akan tersenyum dengan caranya  sendiri. Dia akan tertidur dari mengurusmu. 

Itulah sindrom monoteisme. Sindrom ke-satu-an. Gandrung dualisme.

Review : Warunk Upnormal

Kamis, Agustus 11, 2016
Mie rebus kuah telur asin

Restaurant's Name :
Warunk Upnormal

Concept :
Indonesian Food

Design and Architecture :
Satu kata yang bisa menggambarkan arsitek warung ini. Kekinian. Banyak pop art bertebaran di semua dinding. Bikin asyik buat foto-foto pastinya. Modern vibe, even interior kamar mandinya aja bagus en bersih gan. Resto dua lantai dengan warna kursi yang sudah disesuaikan kontrasnya. Di lantai bawah ada sofa yang warnanya agak terang saturasinya ngebuat vocal point yang bagus menurut gw. Satu yang kurang, mungkin accent wall sih.. 

Pricing :
Mahal bukan buatan. Dafuq sekali. Mie-miean sekitar 15K, minuman gayeng 12K, menu nasi 25K, minuman sehat 20K.

Front of the House (F.O.H) :
FOH ramah sekali tapi multi tasking sekali keliatannya. Intinya sebelum masuk ke bangunan restoran, kita ditanyai dulu berapa butuh kursi. Nanti akan segera dicarikan kursi yang kosong beserta konfigurasi permintaan lo.. bisa aja milih tempat yang non-smoking, atau bisa juga nyari yang shared table, yang berarti lo kudu sharing awkward moment barengan orang di depan lo. Hahaha.. Good lah.

What they sell ?
Semua menu mie goreng indomie en mie rebus indomie dengan berbagai variasi topping. Menu nasi goreng juga ada. Menu nasi yang lain pastinya juga ada. Intinya semua menu yang biasa ditemukan di burjoan, di sini pasti ada. Ada juga minuman sehat yang mungkin dicari-cari oleh seluruh penggiat hidup sehat yang emang lagi ngetrend. Ada juga shake sehat yang menambahkan susu Carnivor di sini. Gw kaget aja. Itu susu cuman anak fitnesan yang tahu.. hahaha.. Fine..

Dari menunya kok gw merasa bahwa nasi goreng mafia semacam terintegrasi ke menu di warung ini. Apa cuman perasaan gw doang. Entahlah, tapi gw kangen gitu ama rasa nasi goreng mafia ini. Kangen masa sakit perutnya. 

Duration of Service each item :
Untuk minuman disajikan sekitar 2 sampai 3 menit setelah lo pesen. Very fast. Untuk makanan, akan disajikan sekitar 10 menit setelah duduk atau tujuh menit setelah minuman lo datang. 

Seasoning :
Menurut gw seasoningnya udah enak. Ini mengingatkan gw tentang mie yang punya topping sesuai bungkusnya di daerah UTY sana. Di sini, toppingnya lebih bervariasi. Gw aja mesen mie rebus yang pake topping kuah telur asin. Well, karena gw milih yang paling murah, ya jadilah itu. Lainnya ada topping ikan tongkol lah, topping kikil, jengkol, topping yang aneh-aneh lainnya. 

Minumnya gw pilih banana latte, ini varian minuman yang jarang banget ada di Jogja. Entah kenapa bulan ini gw jadi suka banget sama segala yang berbau pisang. Gegara indom*lk ngeluarin susu pisang itu, gw jadi kangen ama banana latte. Sampe gw nanya pula dimana bisa beli bubuk susu rasa pisang di dunia ini. Addicted.

Presentation :
Presentasi biasa aja sih, terlalu SEDIKIT porsinya dibandingkan burjo SAMIASIH. Setelah gw nyoba di sini mendingan banget kita ke burjo aja yang lebih murah en lebih kenyang. Gw total belanja di sini 19K kalau di burjo udah bisa nambah nasi telor sekalian. Bwaha. Balik ke presentasi, apadeh, presentasi yang bergantung dengan pilihanmu. Itu aja sih.

Consistency :
Gak mungkin lah ada beda konsistensi orang cuman mie rebus. 

Conclusion:
Reason(s) for me to rethink on revisiting this restaurant is(are) :
Gw hanya mau nyoba banana lattenya lagi. Atau kalau dibayarin. Haha..

How Do I Get There :
Jalan seturan, Denaro Pizza masih ke atas lagi, seberangnya Hotel Grand Dafam.

====
Maps and GPS Point :

Flat Earth vs Globe Earth, So What?

Selasa, Agustus 09, 2016
Is it real? 
Okay, nggak tahu datang darimana, namun tiba-tiba paham Flat Earth bermunculan secara sporadis di media internet. Gw yang dari zaman sekolah dasar udah dibekali ilmu alam tentang luar angkasa memang sangat skeptis. Kabar ini pertama kali gw terima sewaktu gw berada di site tempat gw bekerja di Sumatera Selatan tahun lalu. Seorang rapper membuat pernyataan yang kemudian jadi bahan tertawaan dunia sampai banyak meme-meme beterbaran menertawakan kebodohan si rapper. Termasuk gw. 

Setengah tahun lewat dan kemudian teman gw rajin sekali membombardir gw dengan teori bumi datarnya. Gw pikir sih teori ini sudah mati suri karena memang nggak ada kabarnya setelah rapper itu berhenti tenar. Dia memberikan sebuah link yang setelah gw tonton, bagus juga, http://flatearth101.wordpress.com. Situs ini merupakan kumpulan riset yang dilakukan oleh dikontributor. Gw yang memang suka hal-hal yang berbau konspirasi langsung serta-merta mengamini saja semua perkataannya. Setelah dilihat semua videonya, entah kenapa penjelasan FE melalui video ini sangat masuk akal. Namun ada beberapa juga yang masih perlu dijelaskan, dan sampai sekarang pun gw masih belum bisa menemukan penjelasan itu dari sumber manapun. 

Dan, kini, baik paham bumi bulat maupun bumi datar sudah seperti kepercayaan agama. Lama-lama nanti ada perang suci deh, paling enggak perang analisis, perang pendapat, dan tentu saja tidak lepas dari konspirasi itu sendiri. Lama-lama juga nanti bakal ada status di KTP di bawah kolom “Agama”, yakni “Pandangan Bumi”. Lol banget kalo sampe hal ini terjadi. 

Mungkin gw memang bodoh sebagai lulusan ilmu pengetahuan alam, sarjana pula, kemudian percaya kepada hal yang orang bilang bodoh, hal yang biblical even, dongeng, rajelas, gak mutu. Tapi sebagai orang yang berpemikiran terbuka, gw harus mengubur semua pelajaran sains gw mulai dari SD. Gw harus menyayangkan kenapa gw ngajar sains kemarin di SMP walo sebenernya apa-apa yang gw ajarkan mungkin bisa menimbulkan bias di kemudian hari. 

Well, mungkin gw belum 100% FE-ers, karena masih ada beberapa pertanyaan yang belum bisa dijelaskan di teori FE. Kalao bisa dikatakan dalam angka mungkin proporsi gw ke FE daripada GE (Globe Earth) adalah 85% berbanding 15%. Berikut akan gw jelaskan apa-apa saja yang menjadi ihwal perdebatan antara FE dan GE dan bagaimana pemikiran mereka. 

Model bumi datar harus dipahami secara berbeda. Model ini bukan kemudian dunia itu datar tar tar tarrr... Bumi tidak mempunyai ujunglah, bumi semacam tanah lapang luas. BUKAN seperti itu. Ndlogok banget. Kalau meu menyangkal model FE, lo kudu belajar juga, nggak cuman berasumsi. Ini masalah utamanya, orang nggak tau model FE kayak gimana. Pertama-tama ini nih peta FE:

FE Model
Jadi dalam teori FE/peta FE yang disembuyikan selama 500 tahun ini memang bumi datar namun punya batas, yakni benua paling selatan, antartika. Kutub Utara ada di tengah bulatan bumi dengan gaya magnetnya. So, dimanapun kita magnet akan selalu menunjuk ke utara, artinya selalu ke tengah/pusat dari bumi ini sendiri. Dan dengan adanya arah utara tersebut, maka terjadi arah yang lain, mengikuti arah relatif tergantung posisi berdiri lo. Peta ini menjadi peta resmi yang digunakan untuk penerbangan karena koordinatnya masuk akal dan presisi daripada peta yang sudah diproyeksikan ke dalam bumi bulat. 

Masalah penerbangan

Banyak orang yang gak percaya FE terus bertanya, “Lha kenapa itu pesawat bisa bolak balik keliling dunia. Berarti kan bumi bulat?”. Nah, ini pertanyaan yang gak ngerti model FE dan dimana letak arah utara tadi. Menurut pilot pesawat Jerman sendiri pun yang berkata bahwa memang sistem koordinat yang digunakan adalah koordinat peta FE. Sehingga jangan heran kalau semakin ke belahan dunia selatan, sistem transit semakin tidak masuk akal. Mungkin kita akan segera mengamini bahwa pesawat menempuh jarak yang lebih jauh untuk sekedar transit, namun jangan-jangan sebenernya nggak tahu kalau dalam peta bumi datar segala tempat transit itu biasanya diambil yang segaris-lurus dengan apa yang dilewati. 

Selama penerbangan pun, gw juga tidak pernah mengalami penyaksian akan lengkungan bumi di balik jendela yang biasanya emang gw tempati. Sepanjang mata memandang sampai ke horizon bumi memang datar. Kecuali lo pake kamera gopro atau xiaomi yi yang memang melengkungkan segalanya. 

Kenapa ke atas dulu? Kenapa gak langsung aja? Direct gini kok di peta bumi bulat?

Kenapa harus vvia Taipei? Kenapa gak via Manila? Atau Hawai?



Kesimpulan : Flat

***

Horizon

Ini juga menarik, GE berpendapat bahwa munculnya kapal dari horizon laut yang awalnya bagian atasnya dahulu, kemudian lambat laun tampak bagian bawahnya dikarenakan oleh lengkungan bumi. Lengkungan bumi menurut teori memang baru berasa setelah lebih dari beberapa kilometer. Dan pembuktian masalah ini sudah dilakukan dengan menembakkan sinar laser secara level dari pemancar dan receiver yang berjarak lima kilometer dan hasilnya sinar laser masih berada pada ketinggian yang sama dengan ketinggian receiver. 

Adapun mengapa kita melihat bagian atas kapal terlebih dahulu pada fenomena kapal laut adalah karena perspektif kita tidak sampai sejauh itu. Dengan bantuan alat teknologi yang lebih bagus hari ini, misal karena yang daya zoom-nya bisa sampai berkilo-kilo meter, dapat dibuktikan bahwa ketika di zoom dengan keadaan level, ya memang semua bagian kapal masih bisa terlihat, tidak tenggelam oleh kurvatur bumi. Even hal ini bisa diamati hanya dengan teodolit. 


Kesimpulan : Flat

***

Bulan dan Matahari

Fenomena FE otomatis membawa pemahaman kita beralih dari heliosentris menjadi geosentris. Dengan drama terbaik Galileo di jaman pencerahan eropa, kita percaya bahwa jarak matahari dan bulan itu jauh sedemikian rupa, kemudian seperti pernah mengunjungi matahari, tiba-tiba jarak dan diameter matahari tiba-tiba menjadi bilangan konstan yang selalu dipergunakan dalam matematika fisika astronomi. Sejatinya kalao lo hitung pake trigonometri sederhana aja deh dengan memanfaatkan bayangan matahari en tongkat sederhana, lo bakal menemukan bahwa matahari is not that far

Teori FE menunjukkan bahwa matahari dan bulan mempunyai dimensi yang sama dan berputar secara mendatar di atas bumi itu sendiri. Seperti logo yin dan ying ala kebudayaan timur. Itulah versi mini dari matahari dan bulan dan sistematikanya mereka berputar melalui garis edarnya. Jaraknya dari bumi juga sewajarnya aja nggak yang ekstrim besar en kecil tapi tau-tau secara galatic concidence, dimensi kedua benda ini jadi sama persis tidak ada yang lebih besar dan tidak ada yang lebih kecil ketika fenomena gerhana. 

Tidak jauhnya matahari dari bumi menyebabkan fenomena bayangan matahari yang terasa sangat lokal. Di balik awan sekalipun, matahari akan menunjukkan sinar lokalnya. Begitu juga ketika sunset di lautan lepas, aka nada garis lurus perspektif dari matahati yang terbayang di permukaan air laut, dan ini menunjukkan bahwa cahaya matahari itu lokal, tidak sama. Kalau sinar matahari sejauh itu, harusnya semua sinarnya parallel sunrise seharusnya satu globe ini intensitasnya sama. Kemudian dengan jarak matahari sejauh itu, kenapa sewaktu malam hari suhunya tidak freezing karena tidak mendapat pasokan cahaya yang banyak. Dengan jarak matahari yang lebih dekat, seenggaknya hal ini lebih memungkinkan. 

Kesimpulan : Flat

***

Gerhana Matahari

Nah, setelah tau kalau jarak matahari dan bulan tidak seperti yang digambarkan di teori heliosentris, maka yang harus dipelajari selanjutnya adalah arah edar si bulan dan matahari dalam teori FE. Kalau garis edar dua benda langit ini seperti yin yang, maka TIDAK akan pernah mereka bersinggungan. Dengan kata lain jika teori edar yinyang ini benar, maka ada sesuatu yang lain yang menutupi matahari. Ini yang masih menjadi perdebatan. 

Dulu pada jaman dahulu kala sebelum sejarah nabi-nabi berlangsung, orang jaman purba sudah mengamati langit dan segala gejalanya. Even semua landmark yang ada dibentuk sebagai bentuk pengejewantahan dari posisi rasi tertentu epetri Piramida Giza misalnya. Ini artinya orang jaman dulu sudah akrab dengan perbintangan dan TIDAK ada sama sekali teori bumi bulat pada saat itu. Langit menunjukkan siklus. Maka mereka membuat astrolabe yang sangat presisi. Mereka membuat candi yang baru bisa berfungsi ketika matahari berada di posisi equinox atau lain sebagainya. Hari ini astrolabe seperti tidak digunakan kecuali pada penggiat astrologi. Silakan cari astrolabe online jika ingin mengetahui bagaimana posisi benda-benda langit ketika kamu lahir yang menurut mereka sedikit banyak mempengaruhi kepribadian anak yang terlahir di waktu tersebut.  Yang pasti, sampai saat ini pun NASA saja masih menggunakan siklus yang dibuat secara statistik pada jaman purbakala untuk memprediksi semua jenis gerhana. Kenapa tidak secara matematis? Bukankah sudah ada segala bilangan yang imajiner itu? 

Kesimpulan : Flat 80%, kecuali ada perhitungan matematis dari FE menggunakan konstanta asli dari pengukuran trigonometri yang asli juga. Dan, kecuali ada penjelasan rute edar matahari dan bulan atau sesuatu yang misterius itu, semoga bukan nibiru yang digadang-gadang. 


***

Gerhana Bulan

Gerhana bulan ini kalau disesuaikan dengan teori GE memang agak tidak logis. Bulan berada pada daerah umbra, harusnya TIDAK ada sedikitpun sinar yang tampak karena bulan ada di belakang matahari. Namun kenyataannya, dia bersinar dengan cahaya yang unik, kemerahan redup. Darimana datangnya sinar? 

Menurut FE, bulan adalah planet independen yang TIDAK menerima sinar pantulan matahari (ini dibuktikan dengan pengukuran suhu sinar bulan yang lebih dingin dari tempat yang tidak menerima sinar bulan). Bulan adalah benda transparan sehingga masih bisa menampakkan bintang yang ada di belakangnya dan menjadi lambang agama islam, bulan bintang, even menjadi lambang parpol. 

Badan bulan menyala secara otomatis menurut fase bulan, kadang berupa sabit, setengah, maupun gibbous. Karena menyala dengan otomatis pasti ada fase redup, fase booting, yang ditengarai adalah fenomena gerhana bulan itu sendiri. Mungkin penjelasan ini absurd, ilmu kita terbatas untuk menentukan bagaimana mekanisme bulan. 

Kesimpulan : Flat 70%

***

Bintang 

Bintang gemintang di bumi ini teramati selama ribuan tahun dan tidak ada perubahan sedikit pun. Bahkan orang jaman dulu membuat chart pergerakan bintang supaya mereka bisa mengikuti konstelasi-konstelasi itu sebagai acuan berlayar maupun menyembah dewa (secara dewa mereka turun dari rasi bintang tertentu). Sedang menurut ilmu yang sekarang beredar, jarak bintang satu dengan bintang yang lain sangatlah jauh dan mempunyai orbit masing-masing. Bagaimana hal ini asih akurat hingga kini padahal sudah berjalan ribuan tahun? 

Teori FE berpendapat bahwa bintang itu tetap dan berputar mengelilingi bumi. Itu yang dapat menjelaskan fenomena star lapse yang indah itu. Bagaimana bumi bulat bisa menjelaskan fenomena yang terpampang nyata itu? Kalau alasannya “ah itu kan galactic coincidence” itu mah jawaban yang sama dengan kenapa ukuran matahari dan bulan terilihat sama dari bumi. Simply nada!

***

Gravitasi

Ini adalah topik pembicaraan FE yang paling bersinggungan dengan gw sebagai pengajar sains. Hehe. Gravitasi ditemukan oleh Newton, yang juga anggota Illuminati pada jaman pertengahan. Nah diluar keikutsertaannya dalam kelompok sangar anti gereja ini, mungkin ada benarnya kalau kita menebak-nebak bahwa pada dasarnya gravitasi awalnya merupakan asumsi. Asumsi karena memang belum dapat dibuktikan keberadaannya. Eksperimen Cavendish jadi semacam coba-coba utak atik gatuk (https://en.wikipedia.org/wiki/Cavendish_experiment) yang kemudian melahirkan specific gravity

Dari SMA gw berpikiran, apakah kalau ada yang pergi meninggalkan bumi (baca: tidak tertarik bumi) itu dapat diartikan sebagai antigravitasi? Apakah fenomena balon yang terbang keatas adalah bukti bahwa balon merupakan produk antigravitasi? Menurut teori FE, gravitasi itu tidak ada. Yang ada hanyalah densitas. Densitas yang membuat besi jatuh ke bumi, dan balon bisa melayang-layang. Even dalam akuarium penuh air, kalau gravitasi berlaku di semua medium, harusnya nggak mungkin ada peristiwa melayang dan mengapung, semuanya akan tenggelam. 

Dan bagaimana benda bisa mengapung seperti matahari dan bulan? Itu lebih dikarenakan gaya elektromagnetik, bukan gravitasi. Seandainya ilmuwan bisa memeri bagaimana cara enhance gaya elektromagnetik ini, maka mungkin manusia bisa memecahkan rahasia pembangunan piramid dan candi-candi di dunia ini. Mekanisme ini belum dieksplorasi lebih lanjut setlah Tesla dikebiri oleh kelompok konspirasi setelah membuat replika teknologi piramid dalam hal generator listrik bebas. Penemuan itu dihancurkan oleh kelompok ini karena memberikan pasokan listrik tak terbatas untuk semua orang.

Makanya, gw perhatiin video sanggahan di youtube itu yang bilang kalau di model bumi datar, gravitasi ke arah antartika akan semakin besar, ya enggak lah. wong nggak ada gravitasi. Aneh. Bumi kan stasioner. 


Revealing Corrupt Science – P.S.J (Peet) Schutte

Kemarin sempet debat dengan seorang lulusan teknik penerbangan ketika eyel-eyelan mengenai gaya angkat yang bekerja dalam sistem penerbangan mekanik. Intinya dia menyebutkan pasti ada gravitasi yang mempengaruhi. Nah, selama semua teori yang diambil masih didasarkan oleh teorema klasik Newtonian, ya pasti bakal masih menyertakan gravitasi, even hukum Archimedes aja dia gak bisa bedakan. Intinya dalam sebuah pesawat ya gaya angkat harus lebih besar dari massa pesawat tersebut untuk bisa terangkat, selanjutnya mekanisme dipegang oleh hukum Bernoulli untuk mengatur mekanisme udara pada sayap ketika takeoff maupun landing.


Kesimpulan : Flat

***

Foucault Pendulum

This pendulum, modern scientists tell us, affords a visible proof that we are living on a whirling globe, which, according to a ‘work on science’ now before me, is spinning upon its so-called axis at the rate of over 1,000 miles an hour at the equator; and, in addition to other motions, is rushing on an everlasting tour round the sun (the diameter of which is said to be 813,000 miles, and its weight 354,936 times greater than the earth from which it is said to be about 93,000,000 miles distant,) at the rate of over 1,000 miles per minute. Now to prove that the earth really has these motions a pendulum is suspended at the show; the showman sets motion, and bids the gaping world of thoughtless men and women to ‘behold a proof’ that we are living on a whirling globe which is rushing away through space!” -Lady Blount, “The Romance of Science”

Intinya, kita hidup di bumi yang sebenernya berputar lebih dari 1000 mil per jam plus berputar juga terhadap matahari dan segala bilangan fisika lainnya. Tapi kok yang merasakan itu cuman sebuah pendulum? Even pesawat terbang aja enggak merasakan, padahal landasan pacu buat mendarat aja bergerak dengan kecepatan yang sama, keren dong ya bisa mendarat dengan presisi. 

Pertanyaan tentang pendulum ini, apakah ada koreksi angin? Atau getaran seismik?



Kesimpulan : Flat

***

Satelit

Then, mengenai satelit yang dilontarkan oleh roket yang banyak berhamburan semenjak era moon lainding yang kemudian diketahui hoax. Semenjak itu, sudah banyak sekali, even kalau memang semua satelit masih ada di atas sana, semuanya hampir sangat dense sekali. Space junk banyak bertebaran di angkasa, NAMUN entah kenapa di malam hari semua satelit yang terbuat dari metal itu kok tidak ada yang memantulkan cahaya matahari? Ketika di siang hari, kenapa tidak ada satupun yang menghalagi sinar matahari? 

Kita mungkin tahu bahwa konspirasi global ini membuat pada pebisnis satelit untung besar-besaran padahal tidak pernah ada satu satelit pun. Even GPS pun semuanya dipantulkan melalui lapisan atmosfer. Sistem satelit telekomunikasi semuanya dikontrol oleh agen-agen militer amerika maupun melalui kabel-kabel bawah laut. Terus gimana google mengambil foto satelit? Gampang aja, google mempunyai balon udara khusus foto satelit untuk ini, namun kita tidak pernah tahu. 


Kesimpulan : Flat

***

Firmament (Kubah Langit)

Apa itu firmament? Oke, ini yang sering disebut dengan kubah langit. It sounds so dongeng ya, cuman itulah teori FE. Memang FE ini lebih mencampurkan antara sains dengan agama, dan ini yang ditolak oleh Illuminati saat itu. Menurut kepercayaan agama samawi, Tuhan berkedudukan  di langit yang tertinggi, dan langit dibuat berlapis-lapis, dan ada lapisan langit yang seperti kaca dengan densitasnya yang amat tebal bahkan kuat nuklir seberapapun panasnya. Di atas langit impermeable ini ada air seperti yang termaktub dalam surat-surat kitab suci baik Injil maupun Quran. Kata Al-ma’ ini tidak dapat diterjemahkan even sampai ranah hakikat. Kecuali memang ada air secara harfiah. 

Tahun 1958 – 1959 hanya Amerika serikat dan Russia yang mengetahui bahwa bumi mempunyai selubung tak dapat ditembus. Maka mereka beramai-ramai membombardir atmosfer dengan dalih space travel atau percobaan bom nuklir, padahal misi utamanya adalah menghancurkan lapisan ini. Lapisan yang sejatinya memantulkan gelombang transmisi segala frekuensi yang dipakai untuk semua piranti elektronik sekarang. 

Dalam eksperimen bombardir dua negara ini, semua bom atom nampak tertahan di sebuah lapisan ionosfer yang memang impenetrable. Nama-nama roket mereka pun menggunakan nama-nama yang menantang kekuasaan Tuhan, seperti Challenger, Apollo, dll. 

Kalau memang benar kita hidup dalam akuarium raksasa? Dimana dong batas akhir kubah ini? Pasti di antartika, namun karena limitasi eksplorasi ya oleh negara-negara raksasa ini, maka tidak ada orang yang dapat menemukan batas kubah ini sendiri. 

Kalao begitu, tidak pernah ada asteroid yang masuk ke bumi dong ya? Teori pemusnahan dinosaurus by meteor 65 juta tahun itu menjadi pertanyaan sekarang. Apalagi dibuktikan bahwa lapisan tanah 65 juta tahun yang lalu itu penuh dengan unsur Iridium (lupa sumbernya mana, cuman pernah liat aja di film dokumenter). Kalau bintang jatuh sing mungkin, karena bintang letaknya masih di dalam firmament menurut gw, dan dia tidak juga memiliki ukuran bodi yang besar. Ukuran bintang harusnya kecil dan dia memancarkan bio-illuminating light dengan frekuensi tertentu sehingga tampak kelap-kelip. Ini adalah teori Tesla. Tesla percaya dengan mengamati fenomena bio-illuminating yang ada di darat dan di laut (banyak sekali fenomena ini), dia dapat memecahkan rahasia Tuhan di langit juga. Sayangnya dia harus dikebiri oleh perkumpulan kapitalis itu. 


Kesimpulan : Flat

***

NASA

NASA adalah organisasi bentukan elit global untuk bidang sains. Kalao dilihat dari sejarahnya, organisasi ini didirikan setelah adanya Antarctics Treaty tahun 1959. Entah benar atau tidak, selama ini NASA sudah banyak melakukan kebohongan yang terorganisasi. Mereka menyiapkan scenario bahwa penjelajahan antariksa sudah sekeren itu padahal nyatanya belum pernah ada satu pun armada yang pernah menjelajah antariksa. Semua astronot yang sudah dikirim ke luar angkasa semacam sudah dijanjikan dengan kehidupan kedua di negeri yang asling dengan nama baru sembari menunggu perintah untuk kembali muncul ke muka publik.  Banyak pengakuan karyawan NASA yang memang mengungkapkan kebohongan NASA itu sendiri. Seperti ikut dalam organisasi satanis, ketika ia membocorkan rahasia perusahaan maka konsekuensinya adalah mati. Semoga para pengungkap kebenaran ini selamat adanya. 

Seperti dituturkan, bahwa sejatinya memang segala atraksi jungkir balik antigravitasi memang tidak pernah ada. Semua itu dapat dibuktikan dengan animasi green screen atau shooting di dalam kolam renang. Sayangnya sejak tahun 1900an, film mengenai penjelajahan antariksa, Star Trek dan segala yang lain sudah dipopulerkan dan sudah menjadi anggapan bahwa segala space related itu memang ada. Seenggaknya, coba perlihatkan foto bumi dari luar angkasa yang memang benar-benar sahih, kenapa setiap tahun selalu berganti warna tone. Kenapa tidak ada foto satelit sama sekali padahal banyak sekali satelit seharusnya. Kenapa gambar awannya diulang-ulang seperti hasil rekayasa photoshop? 

Sudah jadi bahan pembicaraan lama bahwa moon landing itu hoax, tapi orang tidak serta merta mempercayainya karena memang NASA menyiapkan strategi di segala lini, dibantu oleh Hollywood, dibantu oleh PBB, dibantu oleh IMF, dibantu oleh elit global itu sendiri. Yang paling bikin ngakak itu adalah. Bukankah ukuran bulan itu lebih kecil dibandingkan bumi? Dan jaraknya juga gak jauh-jauh banget. Tapi kenapa dari foto moon landing, bumi jadi kecil sekali? Nggak make sense!


Kesimpulan : Flat, en NASA hoax

***

Benua Antartika

Sekarang kita berbicara mengenai benua keenam yang ada di dunia ini versi bumi bulat. Yakni ada sejumput dataran yang berupa es abadi bernama Antartika. Menurut gw dari jaman dulu kenapa tidak ada eksplorasi ke benua ini? Eksplorasi benua ini sudah dimulai pada era Nazi jaman Hitler yang obsesinya menemukan kota di bawah antartika itu sendiri. Bayangkan, obsesi Hitler aja jaman segitu udah absurd sekali. Namun, pada tahap selanjutnya, Amerika yang ambil alih di tambah rusia segera mengeksplorasi benua ini. Dalam ekspedisi salah satu admiral Amerika, ia menemukan bahwa jauh di dalam benua antartika ini terdapat dataran-dataran yang tidak dilapisi oleh es, dataran ini mempunyai vegetasi yang berbeda dan juga melimpah kaya akan batubara dan segala barang tambang lainnya. Hal ini yang membuat adanya Treaty tahun 1959 itu sendiri. Intinya, tidak boleh ada penerbangan komersil yang boleh melintasi benua ini dan juga hanya negara-negara terdaftar yang boleh melakukan ekspedisi di benua ekstrim ini. 

Dalam terori bumi datar, antartika adalah dinding batas semua benua yang ada di tengah. Ini berarti di dalam benua antartika adalah tabir. Teori GE menjelaskan bahwa kita tidak mungkin menengah ke atas kutub karena magnetiknya akan mengacaukan penerbangan. Nah, kutub utara aja bebas-bebas aja perasaan. Menurut peta yang ditemukan di sebuah gua di Jepang, yang tidak tau didapat dari mana – mungkin saja itu vision – anugerah Tuhan kepada orang yang terpilih, peta ini menyatakan bahwa banyak benua-benua lain yang ada jauh di dalam buenua antartika itu sendiri. Nah, perwakilan militer Amerika dan Rusia menegaskan bahwa ancaman sesungguhnya bukan berasal dari luar bumi, namun dari antartika karena kita tidak tau makhluk apa yang mendiami benua-benua yang jauh dari antartika itu. 

Well, jangan-jangan dinding yang ada di Games of Throne juga terinspirasi dari dinding Antartika ini.. haha.. 

Statement mantan karyawan NASA, Matthew Boylan, former NASA operational graphics manager, worked for years creating photo-realistic computer graphics for NASA. Now a vocal Flat-Earther, Boylan claims that NASA’s sole reason for existence is to propagandize the public and promote this false ball-Earth heliocentric worldview. Originally recruited because of his skills and reputation as a hyper-realist multi-media artist, he started doing projects like photoshopping various lighting and atmospheric effects onto images of Earth, the Moon, Jupiter, Europa, etc. Having proved himself, and wanting to promote him to do more classified work, a room of NASA higher-ups during a party, as a type of initiatory-rite, explained to him and a few others in detail the reality of the Geocentric Flat-Earth model and how they have fooled the entire world! Refusing to be a part of their deception, Boylan cut his ties to NASA, began researching the Flat-Earth for himself, and has recently become a powerful voice on the lecture circuit and the internet exposing NASA and their heliocentric hoax. In his comedic lectures he speaks candidly and eloquently about how simple it is using nothing more than Adobe Photoshop and a video editor to create any and every type of image NASA purports to be “receiving from the Hubble telescope.” He points out how in most ball-Earth videos lazy NASA graphics workers don’t even bother changing cloud structures in ordinary or time-lapse footage; the same shape, color and condition cloud cover often stays completely unchanged for 24 hour periods and longer! Boylan states unequivocally that every picture and video of the ball-Earth, all the Moon/Mars landings, the existence of orbiting satellites, space stations, and all Hubble images are hoaxed. He even quips anecdotes about how NASA officials and astro-nots privy to the Flat-Earth truth would laugh hysterically at the brain-washed zombie public who unquestioningly believe their televisions...


Kesimpulan : Flat, we need to explore this continent beyond Antarctic wall, but we can't

***

Gempa Bumi & Seismologi

Then, satu yang masih mengganjal mengenai teori bumi datar ini adalah adanya teori penjalaran gelombang di interior bumi. Sebenernya teori ini juga diperoleh dengan eksperimen pada awalnya. Menjalarkan gelombang kemudian karena berbeda karakteristik antara gelombang P dan S maka disimpulkan bahwa inti bumi berupa cairan. Padahal astenosfer juga bukannya juga cairan ya? Yang pasti penjelajahan bawah bumi juga paling banter berapa dalam sih? 12 km? Kita nggak ada yang tau di kedalaman yang paling dalam itu ada apa? Apakah benar-benar molten rock yang berpijar-pijar? Apakah mungkin malah air laut yang bisa saja exist di dalam sana karena pernah ada temuan seperti itu. Dan jika begitu maka hal ini mendukung teori Hollow Earth. Tapi dengan adanya teori bumi datar ini, rupanya jalan masuk ke Agartha atau Shambala yang berada di bawah tanah ini bisa jadi dimungkinkan dari benua yang kita tidak tahu itu, Antartika. Persis seperti film Journey to the Center of the Earth. Cuman dunia yang ada di bawah sana sudah memiliki teknologi yang jauh lebih advance dari penduduk bumi di atasnya. 

Jadi balik lagi ke penjalaran gelombang yang berakibat shadow zone, kita tidak bisa menjustifikasi bahwa yang void itu adalah cairan, bisa jadi juga void itu karena kosong. Mengenai gempa bumi sih, teori lempeng gw pikir sih bener-bener aja, agar bumi menjadi dinamis dan gunung-gunung menjadi hidup. Gempa disini lebih menunjukkan kekuasan Tuhan yang tiada tara sebagai tanda dan ayat bagi mereka yang berpikir. 

Sebenernya kita nggak tau ada apa di LVZ (Low Velocity Zone) ini..
Barusan dapet link ke hasil pengeboran oil superdeep, dan diketahui bahwa rupanya earth interior banyak mengejutkan para ilmuwan di sana, dari kenyataan ocean floor yang tidak semestinya, hingga adanya air yang memancar di kedalaman 12 km (the deepest point manmade drill hole) yang ditutupi dari pengetahuan publik. Earth scientist kudu memeras otak mereka karena asumsi awalnya saja sudah salah. 


Kesimpulan: 55% Flat, 45%  Round

***

Teori Apungan Benua

Nah, ini bagian yang paling tricky. Model bumi apungan benua purba membuat asumsi semuanya berdasarkan pada bumi bulat. Paleotectonic menjadi perdebatan yang serius khususnya untuk ahli bumi sebab mereka pada umumnya meyakini bahwa teori Pangea itu benar. Pada awalnya semua benua menjadi satu termasuk antartika yang sekarang kita simpulkan adalah batas dari bumi datar. Nah, bagaimana menjelaskan ini?

Kalau kita anggap memang teori ini benar lengkap dengan statistik pergerakkan lempeng per tahun setiap lempeng. Yang bisa gw imajinasikan adalah tetap saja pada waktu itu bumi datar juga namun mereka tidak tahu bahwa benua yang lain mungkin saja dulu melekat pada dinding es antartika sekarang yang dengan begitu mengindikasikan bahwa jarak dinding es dengan dataran benua terdekat adalah sangat dekat. Atau bilamana teori Pangea ini salah? Karena asumsinya sendiri salah? Who knows. Ini sebenernya tantangan bagi para ahli bumi. 

Dari David Pratt: Far from being a simple, elegant, all-embracing global theory, plate tectonics is confronted with a multitude of observational anomalies, and has had to be patched up with a complex variety of ad-hoc modifications and auxiliary assumptions. The hypotheses of large-scale continental drift, seafloor spreading and subduction, and the relative youth of the oceanic crust are contradicted by a considerable volume of data. Mounting evidence for significant amounts of submerged, ancient continental crust in the present oceans poses a particularly serious challenge to plate tectonics


Kesimpulan: Masih bingung, 60% Flat

***

Memang, karena pengkebirian teori bumi datar oleh sekumpulan penguasa pada 500 tahun yang lalu, hal ini menyebabkan pembuktian-pembuktian dari turunan-turunan ilmu yang besinggungan dengan teori ini masih belum banyak pembuktiannya. Intinya teori bumi datar ini masih mengakar pada pemahaman tidak adanya kurvatur bumi dan bagaimana model peta bumi datar ini bisa diterima oleh khalayak ramai. Seperti saintis pada jaman 500 tahun yang lalu menyakinkan pada awam dengan dalih gravitasi, nah ketika gravitasi tidak ada, harusnya gampang aja dong. 

Memang mungkin perlu keberanian untuk memposting hal ini. Keyakinan seseorang yang bergantung kepada hijab/penutup yang menutupi dirinya sendiri. Memang harusnya gw nggak usah deh peduli-peduli amat sama bentuk bumi, mau bumi itu bulat, oval, segitiga, atau bentuk kayak tai lincung aja so what efeknya buat hidup gw. Nah, seenggaknya jika memang benar elit global ini merekayasa seluruh lini kehidupan sampai segitunya en menjadikan bisnis satelit yang nggak pernah ada itu sebagai bisnis jutaan dollar. Apakah kita masih bisa berdiam diri saja? Jawabannya pasti, yowes arep piye meneh. Tujuan elit global ini adalah membangun tatanan dunia baru dengan agenda-agenda di semua bidang. Paling gampang adalah membiayai perang. Karena hampir semua bank di dunia ini dikuasi oleh elit global maka negara mana saja yang berperang, maka dipastikan elit global selalu untung. Bisa dibayangkan berapa keuntungan Perang Salib, Perang Dunia I dan II, Perang Korea, Perang Vietnam, dan semua serangan militer ke negara-negara Arab sekarang. Inti tujuan mereka adalah menghancurkan segala negara dan agama. Menjadi satu negara hebat yang populasinya sedikit. Maka jangan heran kalau mereka juga berencana mengadakan Perang Nuklir, dan agenda depopulasi lainnya dengan virus Ebola ciptaan mereka sendiri yang disebarkan di Africa, virus H5N1 hasil rekayasa mereka sendiri disebarkan ke Asia. Begitulah. 

Saking mereka sudah menginfiltrasi kehidupan dunia ini semenjak 500 tahun yang lalu, maka dengan gampang mereka membuat penduduk dunia hidup dalam kebencian. Padahal jika semua rakyat di dunia ini mau saling bantu membantu aja, gw yakin deh, mereka yang cuman 1% dari penduduk dunia ini bisa dikalahkan. Lakukan revitalisasi bank swasta menjadi negeri, bentuk lembaga dunia sekaliber PBB yang benar-benar pro dunia tanpa hak veto. Tolak neokolonisasi seperti jaman Presiden Pertama kita yang tau sejarah dunia yang penuh konspirasi ini dan dengan garangnya beliau menyatakan Indonesia keluar dari PBB pada tahun 1965. Tentunya elit global tidak suka dengan sikap Presiden kita ini sehingga dengan bantuan CIA, pemberontakan PKI digalakkan dan Presiden hebat kita dikebiri digantikan boneka mereka. Sebenernya gw malah kasian sama rakyat Amerika sendiri karena setiap uang yang dicetak di negara itu adalah utang rakyat Amerika sendiri kepada Bank swatsa yang menerbitkan uang itu sendiri. Saran gw sih untuk menghancurkan kelompok ini, kita harus bikin kelompok saingan yang bisa mendekati raja-raja atau presiden-presiden dunia ini.  

So far gw sih Pro Flat Earth, tapi bukan berarti gw memaksakan ide ini ke setiap orang. Biarlah pengetahuan itu didapatkan dengan pencariannya sendiri. Suatu kebenaran akan lebih berasa hadir dalam diri jika disaksikan dan dialami langsung oleh dirinya sendiri. Kalau merasa nggak penting ya nggak usah emosi en nggak usah memaksakan kehendak. Saya pro namun tidak menutup kemungkinan anti juga suatu saat jika memang bukti-bukti berkata demikian. Yang penting selalu terbuka terhadap segala informasi. Jangan menutup kemungkinan terhadap hal yang absurd sekalipun. Ilmu bumi datar ini sama dengan ilmu Nabi Yunus yang dimakan Ikan Hiu daln bisa bertahan tiga hari di dalamnya. Seandainya kitab suci menyebutkan bahwa Nabi Yunus dimakan ikan teri pun orang akan percaya. 

***

Bacaan lebih lengkap mengenai Zetetic Astronomy dengan banyak eksperiment pembuktian ilmiah, walopun belum menyentuh sisi yang lebih berat seperti seismik maupun electromagnet, namun, ini bisa menjadi Physics 101 buat pada pencinta teori bumi datar. So far, entah bumi datar entah bumi bulat, balik lagi ke sisi acuh kita, so what? Bukan begitu? Aku juga nggak digaji kalo ternyata emang bumi datar, bulat, atau kayak tai sekalipun.. Simak komik Gigi Dua mengenai bentuk bumi di bawah ini :

Geo-SCATOLOGY Model... mungkin yang ini aki 100% yes deh.. Hahahaha... 
http://www.sacred-texts.com/earth/za/pageidx.htm

Gigi Dua : Stoik

Selasa, Agustus 09, 2016

Urban dictionary : "Someone who does not give a shit about the stupid things in this world that most people care so much about. Stoics do have emotions, but only for the things in this world that really matter. They are the most real people alive."

Example : Group of kids are sitting on a porch. Stoic walks by. 

Kid - "Hey man, yur a fuckin faggot an you suck cock!" 

Stoic - "Good for you." 

Keeps going.

***

Well, hari ini gw lagi pengen nulis hal-hal yang berbau filsafat. Kalo lo pernah belajar filsafat jaman jadul ya bangsanya Pasca Aristoteles, yakni Stoik, mungkin lo bakal sedikit paham dengan apa yang mungkin coba gw utarakan. 

(c) Kharisma Jati - GYMBJ 2016

Intinya, kenapa kita membutuhkan pemahaman Stoik ini di era modern? 

Gw sih setuju aja jika memang ada pembinaan karakter manusia menjadi manusia-manusia Stoik yang berbahagia, bukan menjadi manusia epicurean yang hidup hanya untuk bersenang-senang. Seenggak karena kita hidup di era yang rentan terhadap fluktuasi emosi. Misalnya nih, gw nonton drama korea aja sedikit, tau-tau ntar gw mulai nangis Bombay atau mulai menggunakan frase-frase drama itu dalam segala hubungan SNS gw. Gw jadi kemakan meme dari apa-apa yang gw tonton sendiri, udah mirip ketika kita denger jingle dari sebuah iklan komersial di TV. Dan, itulah mengapa gw kaga pernah nonton TV. Leessang aja menasehati bahwa, turn off your TV, mending explore ala mini dan segala keindahannya atau mungkin lebih baik main PokemonGo daripada stay doing nothing while watching TV

Dan lepas dari TV bukan berarti gw bisa lepas dari jeratan emosi yang bisa datang kapan aja. Bisa jadi ketika temen mulai nyebelin, bisa jadi ketika gw ada masalah dengan cinta, bisa jadi ketika gw dijambret atau paling gampang adalah ketika kejebak macet di perjalanan pulang dari kantor. Gw pasti bakal misuh-misuh dalam hati, atau kalau udah parah banget ya gw bakal misuh dengan lantang. Then, apakah itu menyelsaikan masalah. Gw merasa menjadi Stoik adalah bagaimana gw bisa menahan amarah dan segala emosi gw yang berkobar-kobar. 

Secara tidak langsung, tujuan Puasa Ramadhan itu sebenernya adalah bagaimana membenahi mindset perasaan setiap manusia menjadi manusia Stoik yang sejati. Memang nggak gampang tapi seenggaknya lebih baik daripada heboh en menjadi drama queen berlebihan dalam segala-galanya. 

Even, wikihow aja member tips langkah-langkah menjadi Stoik yang ampuh : 

Yang lebih pasti lagi, gaya berpikir model ini secara spiritualitas sangat dibutuhkan, walopun sebisanya, nggak dalam artian lo kudu ngelakuin ini dalam kadar ekstrim sampai jadi emotionless and frigid. Apalagi untuk menapaki tingkatan yang lebih tinggi, membuang emosi adalah sebuah kewajiban. Curahkan semuanya kepada alam semesta karena hanya dengan begitu semuanya akan berjalan pada garis edarnya masing-masing. Tidak usah banyak mengeluh, berteriak, meminta tolong, memohon-mohon, berkehendak, menpunyai keinginan-keinginan yang banyak. Hidup saja tanpa ekspektasi. Semoga turbulensi itu hadir!

Namaste!

Taemin - Goodbye Lyrics (Sayonara Hitori Korean Version)

Selasa, Agustus 09, 2016

verse 1 
eonjena nae puma ne
neomaneul kamssa anko
gachi georeogalsuman ittamyeon
neoreul bon nae nun ape
nareul bon ne nun soge
seoro gayahal miraega isseo.

bridge 1
deugeul dollin chaero
meorojineun uri naldeulgwa
keuge son heundeugo
tadaman chotbulcheoreom
eoduweojin nun apeul
seulseulhi georoga

reff 1
tteoreojineun kkeochipi
machi insahadeusi
waeroun nunmullo
miso jitgo isseo
annyeong naui sarangi
hollo seulpeuji anke
I sesang seogeseo
hwanhi pionan kkeochiyeo

verse 2
meolliseo neon nareul
gidaril geol mideo
nareul derireowa jul georago
naeilui neowa nega
eodie itneun daedo
sirin siganeun jinagagetji

bridge 2
eonjenga dagaul ibyeol
kkeuteul duryeoweohamyeo
gyeote meomun geotboda
seororeul kkeuleoanneun
kkumeul kkuneun jigeumi
deouk haengbokhan geolkka

reff 2
heutnallineun kkochipi
machi insahadeusi
waereoum seogeseo
miso jitgo isseo
annyeong naui sarangi
hello seulpeeda haedo
nan gyeotko neoege
daheul sudo eobneunde

reff 3
annyeong naui sarangi
neoreul kkeuleoandesui
I gaseumi anaeseo
charari pieona
annyeong naui sarangi
hello seulpeuji anke
I sesang seogeseo
gajang bitnaneun kkojiyeo

reff fade out
annyeong ijen yeongweonhi
I don’t wanna say goodbye
goodbye
goodbye
goodbye



*Translated via Music Core Live Performance
Any mistranslation can be fixed by suggesting in the comment section down below

Review : KimchiGo

Senin, Agustus 08, 2016
Okay, kemarin gw janjian ama temen gw di JCM, yah berawal dari situ en tau kalau ada gerai baru di sana, akhirnya gw nyobain untuk sekedar mampir di sebuah gerai makanan korea baru di Jogja, Kimchigo. Then, perlu lo taum buat penggemar korea di Jogja, sudah ada Mu Gung Hwa versi Jogja (yang sebelumnya cuman di Jakarta) di lantai 2 kalau gak salah, en di lantai dasar juga lagi ada pameran produk korea gitu. Sayangnya samyang fire noodle nggak dijual di sini. Sial. Tapi lumayanlah, gak perlu ke Jakarta lagi kalo mau mampir ke MGH.

Okedeh, cekidot!

***

Galbi dengan keju lumer yang bisa mulurr.. 
Restaurant's Name :
Kimchigo

Concept :
Korean Food

Design and Architecture :
Nggak ada yang bisa dipermak dengan maksimal kalo sebuah warung itu embedded dalam mall. Okay, kimchigo bisa dibilang pendatang baru dalam kancah makanan korea di Jogja, menemani Silla, Dae Jang Geum en Seorae. Sejatinya chain restoran ini dibawa dari Surabaya, agak nggak wajar sih. Nah, yang gw suka adalah bagaimana restoran ini memanage space yang besar dan tinggi ini menjadi tempat yang enak buat sekedar dine in. Memang namanya agak mirip dengan restoran kepunyaannya Fajar Montana Grup, Michigo yang udah mati suri entah kemana. Aksesoris restoran ini benar-benar disesuaikan dengan konsep ala korea. Jadi jangan bingung kalo banyak tulisan-tulisan hangul dimana-mana.

Pricing :
Kalau berbicara mengenai makanan korea, mana ada sih yang murah? Heran gw. Ada sih di Musiro sana di jalan Alamanda deket Teknik UNY, cuman ya rasanya juga ala kadarnya. Rentang harga di restoran ini cukup menjerat leher kalau lo nggak punya duit emang. Harga mulai dari 30 ribuan sampai 50 ribuan satu item. Kira-kira sama-lah dengan harga di restoran korea lainnya.

Front of the House (F.O.H) :
Tentunya pelayanan di resto ini begitu ciamik, dengan ketelatenan tinggi mas en mbak nya nggak gengsi amat untuk menjelaskan segala pertanyaan elo mengenai apa-apa aja yang dijual di restoran ini. Dalam arti lain, FOH di restoran ini tanggap dan menyenangkan.

What they sell ?
Basically, mereka menjual aneka makanan korea mulai dari yang mainstream sampai dengan yang nggak mainstream en nggak ada di gerai jejualan korea lainnya. Kalau Seorae menang di grilling technique yang pastinya awesome banget, di restoran ini makanan lebih banyak disajikan dengan aneka topping. Topping keju leleh adalah topping yang paling recommended di sini. Cuman harusnya kimchinya nggak boleh kosong. Masak restorannya namanya kimchi-go kok kimchinya sendiri malah kosong. Padahal di mall itu juga ada MGH (Mu Gung Hwa) kecil yang jual kimchi juga. Beli di Bonchon juga bisa. Apa sih itu maksudnya kimchi kosong. Gw heran. Anyway, mereka juga jual es krim es kriman yang mungkin bisa juga dinikmati sambil menunggu pesenan.

Duration of Service each item :
Penyajian sih cukup lama, sekitar 10 hingga 15 menit untuk setiap item yang dipesan.

Seasoning :
Berhubung harganya mahal, gw cuman pesen Cheese Galbi gitu, trus temen gw pesen Bibimbap en sekalian gw pesen es krim yang gw denger terkenal banget di korea sana namanya Samanco. Temen gw emang gak ada kata lain selain bibimbap, padahal in my humble opinion itu ya cuman nasi campur aja dengan rasa yang agak hambar karena cuman pake saos gochujang. Memang menu sehat sekali. Oiya, kita juga pesen Mix grill juga buat barengan.

Cheese Galbi
Ini enak gan. Kombinasi keju mozzarella leleh di atasnya ini ngebuat rasa pedas manis di ayamnya ini menjadi lebih berasa enak ajib. Bukan lagi cuman oseng-oseng ayam yang diiris dadu tanpa tulang. Namun, gw berasa makan korea di Itali gitu. Fusion yang tidak terprediksi ini benar-benar menipu ruang indra pencecap gw dan menikmati segalanya. Ini enak over rice, jadi kalau lo pesen segala sesuatu yang sautéed kayak gini, maksud gw di hot plate gini, saran gw sih mending pake nasi. Nyamleng!

Samanco Ice Cream
gw penasaran gegara es krim yang bentuknya ikan ini katanya enak banget menurut beberapa reaksi video yang ada di youtube. Biasanya gw nebak kalo sesuatu yang pake kacang merah itu nggak enak. Dan perlu lo ketahui aja kalau es krim ini ya cuman vanilla ice cream plus kacang merah di bawahnya. En kacang merahnya udah dibuat selai gitu, jadi enak banget. Kulit luar (yang bentunya ikan) itu aja udah enak banget. Dia nggak jadi hambar kayak rasa Walls punya kita yang meniru hal yang serupa. Kulit luar/roti luar es krim ini masih berasa renyah aja. Enak.

Mix Grill
Ini adalah skewer (sate-satean) yang terdiri dari lima varian daging. Untungnya sih nggak ada daging babi ya. Haha. Daging sapi yang rasanya aneh kayak daging kambing, daging ayam, daging ayam dalam bentuk sayap, daging cumi (yang agak a lot buat gw yang baru pertama kali makan), en odeng (fish cake) yang enak sekali itu. Semua dedagingan itu dibakar terus diolesin pake saos yang manis. Oiya, ada dua pilihan saos di sini, selain saos manis, ada saos pedas. En lu tau kan pedes-nya korea itu seberapa sih (kecuali pake saos bumbunya Samyang).

Untuk bibimbap sih harusnya lo tau sendiri rasanya kayak gimana... It’s a blaaa... cuman sangat sehat sekali, en inilah citarasa korea yang tanpa micin, tanpa garam, just sweet with a little bit of salt.

Presentation :
Presentasi biasa aja, sangat standar korean stuff. Nggak ada plating atau penyajian yang luar biasa keren di sini.

Consistency :
-

Conclusion:
Reason(s) for me to rethink on revisiting this restaurant is(are) :
Rasanya autentik Korean fusion sekali yang emang lagi ngetrend di korea sana juga. Masih banyak pilihan menu lain yang mestinya gw coba deh di sini. Cuman porsinya emang enggak segede Silla. Then, kalo masih nggak ada kimchi, berarti cen.... Makpyoh..

Oiya, restoran ini juga ngasih pinjem hanbok (kostum tradisional korea) secara gratis kalau nggak salah. Biasanya buat cewek sih, nggak tau deh ada nggak buat lakik. Well, mengenai gratis enggaknya gw nggak tau ya, tanya aja lagi sama mbak-mbak atau mas-mas yang ada di sana.

How Do I Get There :
JCM, lo pasti tau dong Mall ini.. Trus lantai paling atas yang ada bioskopnya. Bukan lantai paling atas sekali. Itu gereja.

====
Maps and GPS Point :


Diberdayakan oleh Blogger.