aQ Seneng......

Minggu, Agustus 31, 2008
Ini... gw seneng... hehehe....

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very-very extraordinary, and
E is even more than anyone that you’re adore

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for do
Do in love can make it
Take my heart but please don’t break it
Love was made for me and you

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very-very extraordinary, and
E is even more than anyone that you’re adore

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for do
Doin’ love can make it
Take my heart don’t break it

Love was made for me and you
Love was made for me and you
Love was made (Uhuh! Come on yeah everybody)

Love, love, love, love
Love, love, love, love
Love, love, love, love
Love, love, love
Love, love, love
Love, love, love (one more time)
Love!

Gw lagi... seneng... seneng.... nggak bisa diungkapain dulu deh... daripada nanti harus berakhir dengan sangat tragis seperti kejadian beberapa bulan yang lalu...

One Step Closer To A Death....

Sabtu, Agustus 30, 2008




Nggak tau ini survei STMJ ke berapa... tapi... ya ini-lah sedikit foto-fotonya... Hm... sedikit catatan untuk hari ini, jadi malu ama Kris, Astha en David... sori ya prend... gw kagak maksud untuk jadi semacam pesakitan gitu... hehehe... emang keseimbangan gw agak goyah... huhuhuhu... Semoga survei kali ini bisa menambah siap STMJ kita...

Leganya Pikiran Gw....

Sabtu, Agustus 30, 2008
Rapat dengan HM untuk kasus dana yang telah dilaksanakan pada Jum'at (30/8), akhirnya bisa melegakan napas gw... Sebelumnya, pada rapat sebelumnya, dana gw di hitung defisit 700.000, tapi.. untungnya... nggak... akhirnya semua panitia yang malam itu rapat di HM, akhirnya bisa bernapas lega... termasuk gw.. (ya iya lah... secara gw bendahara). Ketua STMJ, Radit Subagya, menjelaskan bahwa akhirnya dia sudah paham.. sehingga tanpa gw pun dia bisa... soalnya dia yang ngitung... hehehehe... soalnya pikiran gw meracau waktu itu.... sudahlah.... semoga keuangan STMJ kali ini selamat... amin.....

PASCAL 2008 : Anggap aja Abis...

Sabtu, Agustus 30, 2008





Udah... postingan sebelumnya tentang PASCAL sebenernya gw udah muak... hehehehe... bukan apa-apa, tapi gw udah males aja karena udah jauh banget kan dari tanggal pelaksanaan PASCAL itu sendiri... Tapi, sedikit info aja di hari ketiga, PASCAL berjalan tanpa TATIB/ABRI, hal ini dikarenakan banyak tekanan dari berbagai pihak... hehehehe... Awalnya MABA merasa asik-asik aja sih dengan ketidakadaan ABRI, namun, layaknya sebuah pemerintahan di mana menurut Trias Politica, badan Yudhikatif itu diperlukan untuk menjaga stabilitas nasional, maka di sore harinya (setelah gw dihukum memungut sampah [daun-daun kering] di depan MABA persis) ABRI kembali di-aktifkan... dengan catatan.. pada hari ke-empat tidak boleh ada lagi MABA yang datang terlambat... hehehehe....

Hari ke-empat dimulai dengan gw terlambat dateng, karena gw terlambat bangun... sebenernya udah bangun sih... cuman, nggak tau kenapa, ketiduran lagi... alarm gak fungsi gitu deh... akhirnya gw berangkat naik sepeda gw tercinta jam 05.30 pagi. En, bener aja, waktu gw ambil konsumsi di meja konsumsi, eh... seluruh panitia udah keluar ruangan en siap-siap ke lapangan... ya udah... gw akhirnya beberapa saat setelah upacara pagi selesai, gw turun (push-up) satu set... hehehehe.... berhubung gw kagak kuat lagi.... Hari ini isinya cuman sharing-sharing nggak jelas aja sama MABA... hehehe... secara pemandunya banyak yang ketiduran di siang hari... Tapi Momen yang berharga justru dateng di akhir PASCAL tepatnya jam 5 sore... setelah PASCAL resmi ditutup dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan yang keren itu, gw merasakan suatu euforia yang berbeda aja... Gw merasa semua jerih payah gw ini nggak sia-sia... seperti multi-level-pahala... karena menyebar kebaikan... hehehe... (kata Ichwan sih...)... Udah deh... Sekiranya tahun depan ada PASCAL (kalo nggak dirusuhi pihak rektorat lagi), gw mo masuk sie apa ya???? Hm..... Pemandu lagi????? Nggak tau ya.... pikir aja taun depan...

Geohazard 2008: Makes Better Life

Jumat, Agustus 29, 2008
Sabtu dan Minggu kemarin (23-24 Agustus 2008), Himpunan Mahasiswa Geofisika (HMGF) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan sebuah acara yang berskala Jogja-Jateng-Jatim, yakni Geohazard English Debate Contest (GEDC). Kegiatan tersebut ada berkat kerjasama HMGF dengan Exxon Mobil Cepu Ltd, beserta sejumlah media massa.

Tema yang diangkat pada acara GEDC ini sangatlah mengena dengan keadaan yang sedang terjadi, yaitu Makes Better Earth. Seperti yang disampaikan oleh ketua panitia, tema ini diangkat dengan tujuan agar peserta pada khususnya dan seluruh civitas akademik mengetahui realita dan tanggung jawab yang ada terkait dengan keadaan bumi yang semakin buruk. Diharapkan acara tersebut bisa menjadi langkah awal bagi berbagai pihak yang terkait di dalamnya untuk memberikan kontribusi terhadap penyelamatan bumi seperti yang telah disetujui oleh berbagai negara pada konferensi di Bali. Acara tersebut dikemas dalam bentuk lomba debat untuk memancing sikap kritis para peserta dalam menyikapi permasalahan yang terkait dengan kelangsungan kehidupan di bumi, selain dari untuk meningkatkan kemampuan para peserta pada khususnya dalam penguasaan bahasa inggris.

Sebagai informasi, pada tahun 2007 yang lalu, HMGF yang juga bekerja sama dengan Exxon Mobil, juga menyelenggarakan acara serupa namun animo pesertanya tidak seperti yang diinginkan oleh pantia. Beruntung, tahun ini keinginan tersebut terwujud, setelah kerja keras semua panitia GEDC 2008. Menurut Ketua Panitia, Goldy Oceanawan, GEDC 2008 tersebut berhasil menarik animo 28 peserta dari berbagai Sekolah Mengengah Atas baik di daerah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Adapun tanggal 24 Agustus yang lalu, lomba GEDC tersebut menyisakan partai perempat final sampai final yang sedianya akan dilangsungkan pada Minggu, 31 Agustus 2008 di Fakultas MIPA UGM. Beberapa SMA yang akan bertanding pada Minggu (31/8) antara lain, SMA N 1 Surakarta, SMA N 3 Surakarta, SMA N 1 Yogyakarta, SMA N 1 Bantul, SMA N 8 Yogyakarta, SMA N 11 Yogyakarta, SMA Budi Mulia Yogyakarta, dan SMA N 2 Yogyakarta.

Ramadhan Tiba Lebih Cepat dari Dugaan Gw

Jumat, Agustus 29, 2008
Gw rasa baru beberapa hari yang lalu gw mendengar gema takbir berkumandang bersahut-sahutan... Gw ingat baru beberapa hari yang lalu gw makan lontong sayur.. ditemani keluarga yang selalu tumpah ruah suka cita bersama mengunjungi sanak saudara... Gw masih inget suara-suara petasa menggema berlomba-lomba dengan gema tadarus primus mushola... Gw nggak nyangka kalo ternyata Ramadhan datang lebih cepat dari dugaanku... Tapi itu tidaklah menjdai suatu masalah yang besar... Gw malah dengan senang hati menyambut datangnya bulan ini... karena Allah masih berkenan mempertemukan gw dengan bulan nan suci ini di tahun ini.... Buat pembaca setia blog ini, gw ucapkan terima kasih sebesar-besarnya, en gw mohon maav bila selama ini baik secara tulisan atau secara lisan, terucap kata-kata yang barangkali tidak berkenan di hati saudara sekalian... mohon maav yang sebesar-besarnya... Taqabalallahu Minna Wa Minkum... Maav Lahir Batin Ya.... Sucikan Hati Memasuki Bulan Nan Fitri....

Ooopss.... Kamu Ketahuannn....

Jumat, Agustus 29, 2008
Nggak ada ujan... nggak ada ojek... Apa gw nggak salah liat... kalo ternyata di sebelah gw ada orang lagi.. menonton gambar-gambar reproduksi manusia (disingkat GR).... Udah tau di SIC itu kawasan terbuka... jadi semuanya bisa melihat dengan jelas apa yang dia lakukan... Tapi, emang dasar manusia yang masih punya kekhilafan dan rasa salah, orang di sebelah gw ini kasus khusus... hehehe.... shock aja gw waktu noleh ke samping kanan gw... Gw terhenyak....

Walk To Remember

Kamis, Agustus 28, 2008
Wah... akhirnya gw kembali menemani kalian wahai pembaca yang malang... (uppss)... Oke.. Kalo ngeliat judul di atas.. itu bukan judul filem ato pegimana... tapi.. ya cuman sebuah ungkapan yang kurang lebih artinya sama dengan bagaimana cara mempertajam ingatan. Seperti yang kita tahu bersama, bahwa ingatan itu dibedakan menjadi 2 bagian besar, yakni long term memories dan short term memories. Keduanya bisa terpisah sendiri-sendiri tapi bisa juga menyatu menjadi satu kesatuan yang gaharrr...

Oke.. kemaren gw ama Abi dateng ke stand fakultas psikologi di pameran UGM Research Week di GSP. Ternyata si mbak-mbak yang ramah itu langsung menawarkan jasa-nya untuk tes ingatan... En, setelah beberapa saat ingatan gw ternyata lebih bagus daripada Abi... hehehehe... bukannya gw nyombong... secara kapasitas otak kita kan gede banget tuh... so, kita (gw) harus manfaatin itu sebesar-besarnya untuk menghafal... en melatih... Misalnya gw hafal NIM anak geofis, it's not a hard job yang kayaknya heboh banget.... Lagian menghafal itu mudah lagi.... mau tau caranya...????

Menghafal dengan Fit to Figure....

Misalnya gw disuruh menghafal nomor absen, nomor ID, nomor HP en sebaginya yang nggak lebih dari 12 digit... maka itu bisa dihafal dengan cukup mudah... dengan catatan gw butuh sekitar beberapa detik untuk itu... Maksudnya Fit to Figure itu, gw memberikan stimulan yang berbeda kepada otak untuk mencerna suatu pola dari runtutan angka atau huruf... misalnya gw masih inget NIM gw, 11523.. gw masih inget nomor KTP gw 3404070509880003, ato apa aja deh.... selama itu penting en harus di hafal... ya cobalah melatih otak untuk menghafal....

Menghafal dengan Short Cut...

Ada hafalan yang panjang.. seperti hafalan teori sosial ato semacamnya yang membutuhkan ingatan juga... ini bisa diakali dengan sedikit short cut di awal hurufnya... metode ini biasanya dinamakan jembatan keledai.... Kayak warna pelangi "mejikuhibiniu".. dan semacamnya.....

Gw dulu paling susah menghafalin catetan pancasila yang pake istilah macem-macem... Tapi, ini juga masih bergantung dari mood masing-masing... kalo lagi mood ya apapun bisa dihafal dengan mudah.... Humff.... Ada yang hafal 50 negara bagian amerika??? hehehehehe..... I dare you....

MIPA jam 2.00 Pagi

Rabu, Agustus 27, 2008
Awalnya sih..... gw ngga prepare kalo rapat STMJ bakalan sampai sebegitu lama... menurut sangpengampun, rapat STMJ kali ini selama 9 jam... Mulai dari PDD hingga Acara semuanya di kupas tuntas dalam acara.... rapat STMJ.... Memang, gw akui, masih banyak banget kekurangan di sana-sini... semuanya terjadi begitu cepat dan dalam P dan T yang tinggi.... Jujur aja gw kagak sempat mandi apalagi makan malem... semuanya serba tergesa-gesa.... Benar-benar merupakan sebuah ajang balas dendam yang terorganisir... Apalagi waktu gw harus buat BEP secepat kancil berlari... Memang, pengorbanan itu tidak sepatutnya diberitakan ke siapa saja... Tapi gw gak bisa... hanya di sini gw sharing... walopun semua orang tahu... hehehehe.... Capek kalii... dalam waktu setengah jam, kita disuruh bikin BEP trus difotokopi gitu deh...... Tapi apapun itu... akhirnya gw pernah merasakan keadaan MIPA pada jam 2 pagi.... Wanna Try????

Memoir Permainan Anak Proletar....

Selasa, Agustus 26, 2008


BENTHIK

Cukup mudah dilakukan. Siapkan minimal 3 bambu yang sudah diraut. 2 berukuran sekitar 50 cm, sedang satunya sebagai umpan berukuran 20-an cm. Permainan ini bisa dilakukan minimal berdua, tapi bisa juga dilakuklan lebih dari dari.

Kemudian bobok tanah sedalam 5 cm. dibuat agak lebar untuk melatakkan umpan. Letakkan umpan di tengah tanah yang sudah kita bobok itu. Kemudian lentikkan dengan bambu yang lebih panjang. Lawan kita kita harus menepisnya dengan bambu yang dia pegang juga.

Ada istilah 'patil lele' dalam permainan ini. Yaitu, umpan diganjal dengan batu keci, Kemudian disentil dengan bambu sekeras-kerasnya. Kalau bisa melenting jauh dan tidak tertangkap lawan kita, bisa jadi kitalah pemenang permainan ini. (www.rileks.com)

Jujur aja gw pernah main mainan ini cuman sekali doang seumur idup... wehehehe... itu aja gw kagak bisa mukul kayunya... dasar elek tenan....

GOBAG SODOR

Sebenernya dulu, gw hoby banget maen gobag sodor... udah pake bubuk kapur gitu bikin kotak-kotak... ada sekitar 8 kotak gitu deh.... Tugas tiap pemain adalah menghindari sentuhan para penjaga garis yang ada di tiap-tiap perpindahan kotak en satu penjaga yang bebas berjalan secara vertikal. Wah... gw seneng aja main game ini... soalnya beda aja dari yang lain... udah gitu unik lagi... hehehehehe... bener-bener pengalaman masa kecil gw yang menyenangkan....

LOMPAT TALI

Dulu, gw juga suka main lompat tali... ya intinya dari karet yang disambung-sambung nggak jelas gitu... trus dimainin berbanyak orang... Ngomong2 ada levelnya juga loh... mulai dari selutut, sepinggang, seperut, sedada, setelinga, sekepala, en semerdeka... WUih... yang semerdeka ituloh.. tinggi banget gw kagak bisa.... hehehehe... bisa juga kalo meroda... Tapi, gw sadar, gw tidak cocok jadi atlit lompat tinggi, maka niat mulia itu gw urungkan.... hehehehe....

ENG-KLEK

Yang ini permainan wajib kalo di desa... (btw, desaku juga masih ndeso).. Dulu sih... sekarang mana ada..? Paling juga udah ogah-ogahan... Permainan ini dimainkan oleh beberapa orang, tiap orang punya semacam tanda (gacuk), trus dilempar ke pola engklek yang seperti salib panjang gitu... trus ya udah... hup hup hup... gw terlihat seperti orang bodoh... huhuheuheh... Intinya gw nggak boleh nginjek gacuk lawan...

JEK-JEK-an

Ini juga sering disebut benteng-bentengan... permainannya kolosal en biasa banget sih... terlalu mudah... wueheheh... Jaman gw kecil, permainan ini sering banget dimainin... soalnya lahan jaman dulu masih luas... coba aja sekarang... pembangunan di segala bidang termasuk lahan buat main anak-anak... Inti game ini adalah bagaimana strategi sebuah kelompok mempertahankan bentengnya... That' iS...

Hari Pertama Masuk Kuliah....

Senin, Agustus 25, 2008
Ini dia cerita yang gw tunggu sejak beberapa bulan yang lalu... setelah terkapar liburan yang gw rasa tak berujung, akhirnya gari ini (25/8), kuliah di MIPA ugm akhirnya dimulai kembali... kota ini jadi ramai kembali dengan banyaknya anak-anak sok muda (agava) yang kuliah di kampus kerakyatan ini... Ya, layaknya saudara yang sudah puluhan tahun nggak ketemu, akhirnya semua dari kita saling kangen-kangenan di depan B.102, ceritanya sih mo sekalian nunggu kuliah perdana kita, yakni Aljabar Liniar Elementer. Gw kagak tau ya, kalo banyak banget hal yang nggak bisa diobrolin cukup dalam sehari... pasti butuh banyakk hari...

tapi apapun itu, gw ama cindil-cindil nggak bakal lupa untuk menyambangi klaster sains... wehehehehe.... berasa udah seminggu gw kagak makan di sini (gara-gara Pascal). Akhirnya gw bebas lagi... wahahahaha.... Abis sarapan singkat itu, gw pergi ke kuliah selanjutnya yakni, Manajemen Proyek. Kuliah ini sih santai, dipandu artis ibukota yang so pasti beken, en di ruangan berteknologi udara yang cool banget... yak betul, ruang G2. So far, pelajaran membuat gw ngantuk... en dilanjutkan dengan Termodinamika di jam berikutnya tapi pending sholat zuhur dulu... huhuhehehhe... tapi satu yang pasti.. hari ini kenapa gw ngga niat ya kuliah... Gw rasa gw blum siap.. Ya, tapi mo nunggu sampai kapan lagi... It's time to beat!!!

MIPA Go GReen

Senin, Agustus 25, 2008
Lihatlah kedua gambar ini dengan sebaik-baiknya.....


MIPA UGM mengusung tema, MIPA Go Green di setiap promonya... tak terkecuali pada tas cangklong yang dibagikan gratis pada mahasiswa baru 2008 pada PASCAL yang lalu...

Tapi, nyatanya, sesudah acara yang perhelatannya super heboh itu, sampah-sampah tidak dipunguti dengan baik... memang sih bukan tugas pantia PASCAL, tapi setidaknya seluruh civitas MIPA, termasuk gw, sadar akan tema kampus ini kontras dengan kenyataannya....

PASCAL 2008 : DAY 2

Senin, Agustus 25, 2008
PASCAL hari kedua ini nggak jauh beda deh kayak hari kedua... masih dengan bangun jam 4 pagi trus sarapan massal di A.107, trus lanjut dengan cek tugas... en bla.. bla... bla... Dengan intensitas pelanggaran lebih sedikit dari hari yang lalu, yakni sebanyak 30 orang gitu... tiba-tiba ABRI dengan sigap mengambilo posisi yang pewe buat push-up... hehehe.... Kasian juga sih... hw waktu itu kagak tau apa-apa sih... masih blank... Eh, ternyata sesudah ABRI dihukum, ABRI di non-aktofkan dari panitia PASCAL..... Awalnya sih, maba seneng banget karena nggak ada yang bentak-bentak lagi di depan gerbang... menurut pengakuan seorang maba, "wah... nggak seru nih... masa di gerbang nggak ada yang bentak-bentak!".

Hari kedua ini berisi materi ke jurusan dan ke-prodian, jadi intervensi pihak fakultas masih ada di sini... jadilah materi yang membosankan dan menjenuhkan.... dengan sedikit pemantik semangat berupa film dokumenter tentang anak jalanan, kiranya cukup memberikan wacana kepada maba akan keadaan di luar sana... yang sangat jauh dari apa yang ada di sekeliling kita....

Abis itu gw memandu anak-anak geofisika 2008 untuk bersama-sama menuju ruang G3 di lantai 3, untuk mengisi KRS + mendengarkan penjelasan tentang HMGF. Walopun nunggu lama en salah KRS-an (asemik)... akhirnya kembali lagi menuju ke meda perang (battle field). Materi selanjutnya dengan Mas Budiyanto cukup memberikan angin segar kepada maba....

Hm.... pokoknya hari ini lumayanlah.... maba sedang asik mendidkusikan tentang KRS... hm... gw sebagai kakak yang baik hati pasti akan membantu... huhuheuhheue.....

Tugas buat Pemandu : Resume : What’s Wrong with Our University ?

Minggu, Agustus 24, 2008

Menurut Soekarno pada saat meresmikan UGM pada zaman agresi militer belanda ke II pada tahun 1949, UGM ini (yang kita sama-sama tempati) adalah universitas yang terbuka bagi rakyat, dari rakyat dan untuk rakyat—kampus kerakyatan. Kemudian saya bertanya-tanya mengenai kondisi UGM sekarang ini, tahun 2008. Apa perbedaannya? Masihkah kampus kita ini layak mendapatkan predikat sebagai kampus kerakyatan?

TIDAK!

UGM sekarang sudah mandiri sekali mengatur ekonominya. Dengan anggaran yang lebih dari APBD Kabupaten Sleman, seperti UGM layak untuk memekarkan dirinya membentuk kabupaten baru. Sayangnya, anggaran UGM selalu disclaimer bila diperiksa oleh BPK. Seiring diterbitkannya PP mengenai BHMN, UGM dan sejumlah PTN lainnya resmi menjadi PT BHMN terhitung sejak tahun 2001. Jangka waktu 5 tahun, sejatinya titel UGM ini sudah luntur—bukan lagi menjadi PT BHMN. Rencananya, pemerintah akan menggodok dan meratifikasi UU BHP yang akan makin menyengsarakan mahasiswa—terutama kelas menegah ke bawah. Sialnya, UU ini rencananya akan disahkan Agustus ini (tapi sepertinya belum).

UGM adakan dikorporatokrasikan oleh korporatokrat edukatif yang semakin pintar saja mencari uang. Pemerintah pusat sepertinya kehilangan telinga hari ini. Anggaran pendidikan 20% masih jauh dari realita. Jauh tertinggal dari negara-negara berkembang—apalagi dengan negara maju. Saya ingat sebuah kuot yang saya tidak ingat siapa yang mencetus, bahwa suatu negara boleh meminimalisasi anggaran apa saja, kecuali satu, anggaran pendidikan. Bahkan, ketika Jepang hancur oleh bom atom Nagasaki dan Hiroshima, pemerintah Jepang dengan segera menanyakan berapa jumlah tenaga edukasi yang tersisa. Kesimpulannya: pemerintah negara-negara lain sangat menomorsatukan pendidikan, karena pendidikan akan membentuk pemimpin-pemimpin baru dengan kapabiliatas yang dapat mengemban anamat rakyat—khususnya pendidikan.

Pendidikan menjadi sebuah komoditas. Bicara tentang komoditas, pasti teringat dengan Karl Marx, bahwa suatu komoditas harus terlihat menarik atau cukup menarik agar orang lin membelinya. Sebuah prinsip dasar dari ilmu komoditas. Jika, pendidikan merupakan komoditas, maka UGM menjadi korporasinya, dan suatu korporasi akan bersaing di pasar saham. Bila ini mungkin, apa jadinya jika UGM sahamnya dibeli oleh Universitas Lain?

Kembali ke topik utama, biaya BOP yang semula tidak ada, makin lama makin ada, dan makin mahal saja. Pantaslah jika UGM dinobatkan menjadi universitas termahal. Namun, alumnusnya seakan melupakan ke-UGM-annya. Apa mereka malu menjadi alumnus UGM? Apakah mereka sudah lupa dengan UGM? Apa itu yang membuat mereka tidak terlalu segan untuk tidak berbuat baik secara politik dan ekonomi.

Masih segar di ingatan kita, bahwa SPMA (Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik) tahun ini tidak lagi membubuhkan angka 0 juta pada kolom pertama, banyak mahasiswa baru yang kesulitan mencari uang yang tidak sedikit itu, beberapa diantaranya mengajukan keringanan, dan beberapa diantaranya menjapatkan beasiswa. Belum lagi BOP (Biaya Operasioanal Pendidikan) yang sebesar 75 ribu per SKS (eksak) dan 60 ribu per SKS (non-eksak), membuat mahasiswa semakin mencekik leher mereka sendiri. Alih-alih peningkatan mutu akademik, kalangan elit di rektorat dengan sejukdan santainya mengipas-kipaskan uang mahasiswa yang didapat dari pinjaman utang, pinjaman bank, gadai perhiasan, jual ternak sampai jual tanah, tanpa peduli.

Ironis memang, itulah bukti bahwa tidak ada sekolah murah (Eko Prasetyo), dan sekolah adalah siksaan yang tak tertahankan (Rabindranath Tagore). Apakah UGM se-jelek itu? Tidak juga. Banyak prestasi yang diraih, seperti Teater, Paduan Suara, Swagayugama, dan Marching Band UGM. Tapi jelaga itu terlalu pekat sehingga celahnya pun terlalu cepat sirna kembali.

PASCAL 2008 : DAY 1

Minggu, Agustus 24, 2008

PEMUDA PASCAL

Wahai pemuda PASCAL bersatulah
Negeri ini menunggu langkah pastimu
Luruskan niat di hati
Rapat barisan sejati
Jadikan diri pemuda berani

Bangkitlah pemuda jangan hanya diam saja
Agar negeri ini jaya
MABA-MABA MIPA engkaulah pejuang bangsa
Teruslah kobarkan semangat di jiwa


Wew... setelah bangun sangat pagi ditambah dengan dua pengungsi di rumah gw... hahaha... akhirnya jam 04.00 pagi gw bangun en.. berangkat jam 05.00 pagi... walopun agak telat tapi lumayanlah nggak telad-telad amat, coz batas telat jam 05.15 pagi. Sampe Mipa, gw langsung maem sarapan pagi yang sebenernya gw nggak suka -- Nasi Kuning... Wekss... tapi ya sudah... gw makan aja.. dari pada ntar semaput... kan nggak lucu juga... Sambil maem sambil penjelasan teknis hari itu. En jam 6 tepat, ABRI sudah menegakkan kebenaran... hualah... sementara gw mo cek tugas di lapangan....

Waw... makin siang ternyata makin panas... en makin ngantuk... apalagi waktu materi di ruangan super panas, B.102... udah deh... nyerah gw... tapi sebagai inspektur (pemandu) mo bagaimana lagi.... setelah cek tugas nggak ada kerjaan, ya ikut materi... walopun temen-temen lain sibuk KRS-an, lah gw... membusuk di ruangan ospek bersama pak pekik dkk... wahahaha... tapi, so far sesi kepemanduan gw ama fatan lumayan lah berjalan dengan baik yah... dengan main game cabucacaca... yakni game melatih konsentrasi... gw suka banget ama game ini... wahahahaha... asiik aja... Sesi selanjutnya ya cuman materi yang gw aja nggak dong.. hehehehe... gw sukanya cuman bacaion tugas di akhir... ahhahaha... en nyanyi totalitas perjuangan... wueee.... keren juga....

So far asik aja gw rasanya... biasa lebih deket secara psikologis dengan para maba... huhuhuhu... walopun ada sedikit masalah... yakni disiplin. perlu diketahui pada hari pertama ada sekitar 190 orang telat. Hal ini menyebabkan, ABRI jadi bersungut-sungut... wehehehe.... 10 dengan kategori pelanggaran berat... terpaksa gw kasih tugas kepada anak asuh gw (ciela), yakni bikin narasi tentang cerita keterlambatan mereka.... (nantinya bakal dikembaliin).. Wah... pokonya seru aja... beda dari tahun kemarenlah pokoknya....

Aku Ingin Berontak

Jumat, Agustus 22, 2008
Gak tau kena sindrom apa... apakah Hepatitis K ato pegimana gw kagak ngerti deh... cuman.. di tengah-tengah kesibukan gw, gw merasa bener-bener kagak ada waktu luang barang sejam pun... Hmfh.... semuanya dicurahkan untuk banyak sekali kegiatan... Memang, menjadi mahasiswa harus bisa memanajemen waktu, tapi ya nggak segitunya kaliii.... Lihatlha temen-temen lain... gw pengen jadi mereka gitu, bebas dari kungkungan tugas dan amanah... Tapi, kusadari dengan begini, gw menjadi lebih matang dalam softskill, tentunya organisasi dan konsep diri.. Dengan menganalisis peran... gw bisa mensyukuri banyaknya jadwal gw, tapi... jangan sampai sakit lagi deh.... perasaan gw udah mulai kagak enak nih.... ^_^

PASCAL 2008 : BRIEFING

Jumat, Agustus 22, 2008
Ini dia cerita tentang PASCAL.... bagaimana gw jadi pemandu.... Berawal dari pembentukkan panitia PASCAL beberapa bulan yang lalu, akhirnya selasa, 19 Agustus 2008, PASCAL atau Pengenalan Kampus Science Awal Kuliah, datang juga.... Gw pikir sih enak ya jadi pemandu, tapi ternyata ya awalnya gw pesimis aja jadi pemandu... udah gitu gw awalnya belum tahu mo sama siapa.. sendirian ato malah berempat (walah)... Akhirnya SP (sekolah pemandu) diadakan.... Ada sekitar beberapa kali SP yang gw ikuti... SP pertama mengenai Konsep Diri... SP 2 tentang Ke-UGM-an... SP 3 tentang Mencari Pahlawan Indonesia... dan SP 4 tentang Manajemen Forum (tapi gw kagak berangkat)... Dengan bekal itu... gw yakin gw bisa mengatasi sesi kepemanduan besok... hehehe

Hari pertama PASCAL pun dimulai (tepatnya hari ke-0), gw disuruh jemput Mahasiswa Baru di GSP, wuihhhh... yang namanya GSP udah jadi kayak lautan manusia berbaju putih aja... uniformasi gitu deh.... En, setelah menyaksikan Marching Band UGM, gw ajak semua anak MIPA 2008 untuk kembali ke Fakultas... kayak Defile Divisi Siliwangi zaman dulu kala... heheheh.... en Gw pun akhirnya bertigas dengan Fatan, anak Elins 2007... en dapet batalyon Garuda Kompi Supartman... Berikut anggota kompi gw,
  1. Fathur (D3 Komsi)
  2. Adi (Elins)
  3. Taufiq (Elins)
  4. Indra (Elins)
  5. Resa (D3 Rekmed)
  6. Widy (D3 Komsi)
  7. Rahmat (D3 Komsi)
  8. Ari (D3 Elins)
  9. Widi (Elins)
  10. Suryo (Fisika)
  11. Yossa (Fisika)
  12. Anto (Fisika)
  13. Putra (Geofisika)
  14. Aad (Geofisika)
  15. Yuninggar (Geofisika)
  16. Dede (Geofisika)
  17. Nughara (Elins)
Ya, dengan jumlah anak didik sebanyak itu, gw merasa agak gimana gitu... hehehe.... Awalnya sih grogi grogi gimana situ... tapi yang penting karena gw berjiwa SKSD ditu jadi gampang deh... dikenali oleh Maba... hehehehe... Udah gitu Maba semua minta no. hape gw... huuuhhh... berasa penting nggak sih....

Maba yang selanjutnya dikenal dengan Pejuang PASCAL yang hidup di NKRI (negara kesatuan republik impian)... yang mempunyai beberapa badan.... Seperti, presiden, menteri dalam negeri, menteri pemuda, menteri pangan, menteri kesehatan, menteri operasional, menteri keuangan, ABRI, dan masih banyak lagi..... semua berjalan cukup sinkron di hari pertama (hari ke 0) ato yang lebih dikenal dengan hari briefing.....

Banyak tugas yang diberikan kepada para pejuang hari ini... seperti membuat KTP (Kartu Tanda Pejuang).. dan banyak misi-misi lain.... Emang sih... kalo gw yang harus ngerjain tugas sebanyak itu pasti gw juga ngga sanggup... tapi ya mo bagaimana lagi.... beberapa udah aku cicil di blog ini biar maba gak susah nyari,.... hehehehe....

Ya gitu deh.... hari ke-0 PASCAL emang blum menarik semenarik yang gw pengen.. (duuile).. tapi okelah... empat hari ke depan gw bakalan lebih rock you!!!

Best regard to all crew...

Siap-siap untuk PASCAL....

Senin, Agustus 18, 2008

Waew.... akhirnya besok udah mulai PASCAL... Apa sih yang beda dengan PASCAL sebelum-sebelumnya??? Ya.... sekarang PASCAL itu wajib sodara-sodara... Kenapa Wajib?? Karena kegiatan ini akan melatih kalian (MABA) untuk menjadi agent of change yang berwawasan ke depan dan mempunyai softskill gitu... supaya dapat bersaing di pasar internasional nantinya... PASCAL ini juga akan berlangsung selama 4 hari... beda kan.... Hm.... kiranya tugas-tugasnya masih sama.... cuman di dalamnya akan terdapat sebuah plot yang pastinya menyenangkan.... Gw udah kagak sabar untuk besok... tapi apa??? Besok kan KRS-an??? gw jadi bingung.....

Unit Kegiatan Mahasiswa di UGM (UKM)

Senin, Agustus 18, 2008

Unit Kegitan Olahraga

Unit Atletik

Unit Berkuda

Unit Bola Basket

Unit Bola Volly

Unit Bridge

Unit Bulu Tangkis

Unit Catur

Unit Hockey

Unit Judo

Unit Karate inkai

Unit Karate Kala Hitam

Unit Shorinji Kempo

Unit Merpati putih

Unit Perisai Diri (PD)

Unit IKS Pro-Patria

Unit Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT)

Unit Renang

Unit Selam

Unit Sepak Bola

Unit Softball & Baseball (USB)

Unit Taekwondo

Unit Tenis Lapangan

Unit Tenis Meja

Unit Terjun Payung

UNIT KEGIATAN KESENIAN

  • Unit Fotografi (UFO)
  • Unit Gama Band
  • Unit Keroncong
  • Unit Kesenian Mahasiswa Gaya Surakarta (UKMGS)
  • Unit Kesenian Mahasiswa Gaya Yogyakarta (Swagayugama)
  • Unit Marching band
  • Unit Paduan Suara Mahasiswa (PSM UGM)
  • Unit Seni Rupa (User)
  • Unit Tari Bali
  • Unit Teater Gadjah Mada

Unit Kegiatan Kerohanian

Jamaah Shalahuddin

Unit Kerohanian Budha (Keluarga Mahasiswa Budhis)

Unit Kerohanian Hindu (Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma)

Unit Kerohanian Katholik (Misa Kampus)

Unit Kerohanian Kristen

UNIT KEGIATAN KHUSUS

Badan Penerbitan Pers Mahasiswa Balairung

SKM-Bulaksumur Pos

Mapagama

UKM Pramuka

UKM Resimen Mahasiswa (Menwa)

Unit Suporter

Letoy

Minggu, Agustus 17, 2008
Gw bingung sebenernya apa maksutnya "Letoy". Karena gw melankolis... gw masih teringat kata itu... kata yang membuatku memutuskan untuk tidak akan pernah menjadi seksi acara.. ever..!! Bukannya gw lemot atau apa... Gw tidak selalu connect dengan internet kan (masa' gw Pram), so gw gak bisa akses internet dengan cepat... Tapi... judge-nya terlalu simply en hardly... gw gak bisa berkata-kata... Hmf.....

Emas di 63 Tahun Kemerdekaan Indonesia

Minggu, Agustus 17, 2008
Wew... inilah hadiah persembahan anak bangsa sebenarnya dalam olimpiade Beijing 2008. Perolehan emas yang dipersembahkan oleh Kido-Hendra ini membuat lagu kebangsaan Indonesia Raya melantun untuk pertama kalinya di ajang sangat bergengsi, Olimpiade Beijing 2008. Menurut gw inilah nasionalisme yang sebenarnya... bagaimana cara menghormati sebuah nation... Tidak hanya melakukan nasionalisme secara minimal.... secara minimal yang semua rakyat di Indonesia ini lakukan... yakni memasang bendera di depan rumah mereka, ikut lomba 17-an, en tirakatan... hm.... Itukah nasionalisme? Memang persepsi nasionalisme kita beda... tapi jangan jadikan itu sebuah gap untuk saling menghakimi ato saling mencaci maki....

The Dream Squad

Jumat, Agustus 15, 2008
Ease the pain with photo : The Squad

Here we together, and Here we fight till the and

Let this Moment So Outstanding...

Most praise to God, that gave me this moment be a part of this squad... I didn't know till I felt it my-self... this humanity was never end... this friendly was never differentiated anyone... But, I can't hanging off to you'all guys... Without you'all I'm nothing.... Please accept me... As a part of this Squad....

Bulan yang Super Sibuk

Jumat, Agustus 15, 2008

Wahhh.... nggak tau kenapa gw jadi super-super sibuk bin abdul sibuk.... Manajemen waktu gw harus bener-bener bagus niyy.... Gimana coba? Udah OPMG gw harus banting tulang Seismik Inversi, trus nabrak-nabrak Pascal.. trus ketambahan Geohasrat,, blum acara menyebalkan ala Kumpulan Manusia Aneh... hehehe.... Gw jadi pusing niyy... kata Mas Eko Prasetyo sih, gw kudu minum multivitamin + susu... aduh.. aduh.. kapan ya gw terakhir kali minum susu ? Plizz deh buu... Udah deh... Jalani aja... jadi buat yang merasa perlu mengadakan appointment dengan gw.. pliz... contact dulu... ato apalagi yang mau main ke rumah gw, pliz.. contak dulu... coz,, siapa tau gw lagi mobile... hahaha... Semangat!!!

International Drum Corps Competition

Kamis, Agustus 14, 2008


Blum sempat mandi, badan masih berpasir-pasir, pulang dari petualangan sherina ke bantul, gw langsung di SMS si Surya untuk menyaksikan pertunjukkan IDCC di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, tanggal 10 Agustus malam. Sebenernya males juga sih dateng ke acara yang bertepatan dengan Soundrenaline di Prambanan sono. Tapi ya apa boleh buat.... Akhirnya gw ngayuh sepeda gw yang rusak itu dengan cepat, en trus beli tiket untuk kelas II. En nonton pertunjukkan yang heboh en keren itu dengan seksama.

Bagi yang tidak pernah atau tidak suka dengan marching, pasti nggak dong sama sekali apa sih yang bagus dari sebuah pertunjukkan marching, mereka lebih suka nonton acara kolosal semeriah Soundrenaline. Mengapa gw milih nonton IDCC? 1) Karena event semacam ini JARANG hadir di Jogja, padahal Jogja pusat pertumbuhan dunia marching se-Indonesia, itung aja berapa universitas punya marching, UGM, UII, UNY, UPN, UMY, Atmajaya., dan mereka semua ber-prestasi. 2) Karena mahal, mahal di segala bidang, liat aja satu band dalam persiapan marching ini bisa 4 sampai 6 bulan, makanya gw menghargai kerja keras mereka itu dengan menontonnya... (walopun agak plagiat DCI).. 3) Karena deket ama rumah gw, daripada Soundrenaline, jadi cukup pake sepeda pun bisa.. Memang, gw yang alumnus marching UNY tahun 2005 pun hanya bisa diam, paling enggak gw tau apa itu marching band en bisa membedakan antara marching band dan drum band aja gw udah seneng... huhhhu.....

Part IV. Betapa Hancurnya Hati ini....

Selasa, Agustus 12, 2008
L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very-very extraordinary, and
E is even more than anyone that you’re adore
(Tompi - LOVE)
1.30 pm
Wew... akhirnya kenyang juga, setelah maem soto yang maknyuss itu... kini gw bertiga udah di rumah... tepatnya di serambi... gw suruh si Syaikhul liat keadaan rumah, apakah sepi ato udah pada bangun.. Oke.. sepeninggal Syaikhul, gw tinggal sama Abi...

Syaikhul thought different

1.45 pm
Gw ama Abi tiba-tiba kedatangan seorang cowok (tamu) yang macho gitu deh... kayaknya masih SMA gitu... Dia nanya, "Mas, Tinanya Ada Di rumah?". Gw jawab, "Ada". Trus dia nyelonong aja masuk ke halaman. Muka gw ama Abi tiba-tiba berubah jadi masam... Gw langsung berpikir kalo cowok tadi adalah kekasihnya Tina. Buktinya, blum juga ketuk pintu, si Tina udah nungguin di depan pintu kayak punguk merindukan bulan gitu deh.... Uhhh... nggak tau kenapa kok hatiku hancur ya.... Ihh... melankolisnya mode on.....
Semula ku tak yakin, kau lakukan ini padaku
Meski di hati merasa,
Kau berubah saat kau mengenal dia.....

Bila cinta tak lagi untukku,
Bila hati tak lagi padaku,
Mengapa harus,
Dia yang merebut dirimu ..oooooo..
Bila aku tak baik untukmu,
Dan bila dia bahagian dirimu...
Aku kan pergi meski hati tak akan rela......
(Ressa Herlambang - Menyesal)
Wahhh... beneran deh.... gw sempat gak terima juga sih... itu gw.. apalagi Syaikhul.... Saat gw menginformasikan ke Syaikhul, dia terlihat bener-bener terpukul sekali.... Udah kagak dapet fotonya barang se-frame-pun, kini dia pun harus direbut ama si Bendol (nama samaran).

Tiba-tiba si Bu Neneng, beliin makan siang... tau nggak apa coba? Yak... Soto yang sama dengan yang tadi gw makan... Edan... kenyang bu.... tapi ya mo gimana lagi.... walopun makan en kenyang... wajah en raut muka gw en Syaikul masih amburakral... sementara si Abi mah fine-fine aja... karena dia nggak Tina-Oriented, tapi Bendol-Oriented.. heahahahaha... canda Bi...

Abi didn't care.. He kept his move on his PDA-likely-phone

2.00 pm
Udah kenyang banget... akhirnya gw bertiga menutuskan untuk pulang ke Jogja kembali.... tapi terlebih dulu harus pamitan ke semua penghuni, termasuk Tina yang makin asik aja berduaan di depan serambi... sementara gw bertiga ada di belakang lagi packing... Di saat akhir Bu Neneng sedikit ngobrol dulu sama Syaikhul... en lagi-lagi gw en Abi jadi obat nyamuk... cuman bisa ketawa-ketiwi nggak jelas... tapi overall terima kasih buat Bu Neneng yang dermawan, yang baik dan supel. Buat Simbah juga, yang perhatian dengan kata "sarapan". Buat Pak Slamet en Rizal yang mungkin bisa bikin MoU hehehe... en need not to mentioned, Tina, tengks for you hurting my heart... tengs for you dreaming anyway instead of the sucks reality... Fyuh... hal tersuit dalam hidupku waktu itu adalah salaman dengan Tina. Gw ingin merasakan kelembutan jari-jarinya untuk yang terakhir kali... ingin melihat senyumannya yang indah untuk yang terajhir kali.... Namun, senyumnya sekarang lebih lepas... mungkin dia seneng aja, karena udah nggak ada pengganggu-pengganggu lagi di rumahnya.... Oke... Gw akui kekalahan gw...

Pain... Hopeless...
Seminggu setelah kau pergi,
teman silih berganti menghiburku...
Berkata semua teratasi..
Kan terus sembuyi
di balik senyum palsuku..
dengar dirimu.. tak sendiri lagi...

Betapa hancurnya..
Hati dan jiwaku...
(SO7 - Betapa)
Waiting the Bus from the Sorrow City

3.00 pm
My life is brilliant.
My love is pure.
I saw an angel.
Of that I'm sure.
She smiled at me on the subway.
She was with another man.
But I won't lose no sleep on that,
'Cause I've got a plan.

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

Yeah, she caught my eye,
As we walked on by.
She could see from my face that I was,
Fucking high,
And I don't think that I'll see her again,
But we shared a moment that will last till the end.

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
There must be an angel with a smile on her face,
When she thought up that I should be with you.
But it's time to face the truth,
I will never be with you.
(James Blunt - You're Beautiful)
Setelah... mengikhlaskan segalanya.... nampaknya perjalanan di Bantul Lautan Tangis ini harus diakhiri... Sekain dan terimakasih deh buat semua pembaca yang udah nungguin... yang udah comment en repon cerita empat bagian ini... Cerita ini tidk akan ada tanpa kalian... tanpa Tina (nama Tina disamarkan, udah tau kan)... Semoga Tina bahagia.... Semoga gw bisa kembali lagi ke sana... walaupun nggak kenal... Seiring perjalanan gw ke Jogja, gw melihat rona-rona kehidupan yang menakjubkan... inilah sari pati hidup kata Andrea Hirata... Bye...


Part III. Digerayangi Pasir Pantai

Selasa, Agustus 12, 2008
5.00 am
Woi.... susah juga bangun pagi gitu.... apalagi masih dalam keadaan tidak mandi... fyuh.... Hari ini bangun-bangun gw langsung sholat subuh berjamaah bertiga... trus... sambil mengambil air wudhu.. gw sambil melirik sedikit ke kamarnya Tina.. Duile.... makin malem makin keren aja posisi tidurnya... tapi kecantikan tidurnya rasanya tidak perlu saya bahas terlalu banyak di sini.

6.00 am
Owh... masih kalang kabut... pusing gag keruan gitu.... en kita disuruh makan pagi, en Bu Neneng tengah bersiap untuk mengikuti tes kebidanan di Jogja. Sementara itu, kita di rumah ber-empat aja. Gw, Abi, Syaikhul ama my beloved, Tina. Wew.... Makanan pagi kali ini menurut sumber yang gak tentu dipercaya, Syaikhul, dimasak oleh si Tina sendiri.. wow.. mie bihun dengan ayam gitu deh...

7.00 am
Gw nonton tipi ama si Abi gitu... en dengan piring makan di depan gw, gw melamun aja sambil ndengerin suara Tina yang semakin malu-malu di ruangan komputer. Dengan warna baju yang sama dengan kemaren (pink), Tina kelihatan abis mandi... en... wangi gitu.... pokoknya maknyussss..... Udah gitu gw bertiga nonton tipi kagak jelas... Yah... emang nggak enak jadi pengungsi gini... haaahhh...

8.00 am
Akhirnya si Tina dengan gemulainya, lari ke depan (masih dingin... sedingin kemaren), tapi sekelebat itu juga, si Syaikhul menyusulnya.... Pikiran gw meracau.... Pikiran gw rusakkk... system of a jealous... Owhhhh.... Capek deh.... Gw ama Abi makin lama makin membusuk..... makin mbathang.... makin kayak obat nyamuk.... serasa dunia hanya milik berdua aja.... Aduuhhhhh............. gw bener-bener seret niyy... Masak mo nyusul ke depan... ntar dikira siapa lagi, wong di Tina juga nggak mau kenalan sama gw en Abi.... dan kenajdian saling membusuk dan membathang ini berlangsung selama SATU JAM. Gw kagak tau apa aja yang dibicaraain ama mereka berdua.... Ngakunya sih, mereka berdua cuman ngobrolin tentang komputer.... tapi masak SATU JAM cuman ngobrolin komputer... seperti hal yang bohong.... (sorry kul).

9.00 am
Setelah cukup lama membusuk kayak obat nyamuk yang udah ganti warna menjadi abu semuanya. Trus, si Syaikhul mulai basa-basi untuk ngajak gw ke ruang kompie... Masalahnya si Tina kesulitan plug her handphone to her PC. Ya, sesama Sony Ericsson, gw jadi merasa bisa gitu... tapi kenyataannya nggak bisa... ampuunn.... malu juga sih gw sama si Tina yang makin cantikk aja.. dengan rambutnya yang masih basah, hitam, dan panjang itu merona-rona merah malu-malu... nafas kalimatnya yang pendek-pendek itu semakin menghujam perasaan gw yang teramat admiring her. Sh*t!! Trus, tiba-tiba ada suara motor dateng,, en rencana gw bertiga ke Pantai kembali mode on. Kemudian si syaikhul bergegas dengan maksa banget, ngajak si Tina buat ikutan ke Pantai bareng gw bertiga ini. Rencananya, gw mau foto-foto sama dia gitu di pantai... kan baguss tuh.... Awalnya sih dia mau aja.... tapi trus dia mikir-mikir... lamaaa.... suwiiii.... en jawabannya adalah = Nggak! Alasannya sih... panas... tapi kayaknya dia boong banget deh... Iyahhh.... Keinginan gw untuk foto bareng harus kandass total... seperti batuan di tepi pantai yang kropos di terjang samudera... So did Syaikhul en Abi. Sebuah penyesalan yang teramat sangat... apa coba? We missed the chick left behind... Owhh... dibujuk kayak gimana juga si Tina tetep kekeuh aja nggak mau... Malah si Syaikhul nada ajakannya udah kayak mau memperkosa... saking maksanya... hehehehe...



Syaikhul and the blue ocean


9.30 am
Ya udah... dengan seribu tangisan mengiringi derap langkah gw (duile), akhirnya gw bertiga berangkat juga deh.. ke Parangtritis siang-siang bolong jam setengah sepuluhan gitu deh.... Walaupon gw nggak bawa CD dobel, gitu juga si Abi en Syaikhul... Rencananya gw nggak mau terjun ke air pantai yang malah nanti gw klaustrofobia, tapi ternyata si Syaikhul ngajak gw kudu bener-bener basah-basahan...
Basah-basah-basah,, seluruh tubuhku....ah ah ahhhh...
sebelumnya gw belum pernah main air pantai.. sama sekali belum... kalopun iya paling cuman dipinggir doang.. trus kalo ada gelombang, gw lari ngibrit menghindar... tapi gara-gara nggak ada Tina, ya udah... stress gw lampiaskan dengan cara yang demikian... Nyebur ke Pantai... wuehuehuee.....



I going crazy with that dirty job ever

Gw sih biasa aja ya... main pasir yang sungguh well-rounded itu di pinggiran pantai... Sedangkan dua orang manusia yang lain (Abi en Syaikhul) semakin heboh saja dengan aksi gilanya sekitar 5-10 meter dari arahku ke arah laut lepas... Gw sih takut aja kalo mendekat ke arah laut, coz kekuatan gelombang itu sangat kuat... wong gw yang di pinggir aja kalo ada gelombang tinggi sempat terpontal-pontal... Gw suka banget berguling-guling di pasir itu... kayak tenpura... Owhh... beberapa bagian tubuh gw lecet-lecet... tapi... sumpah... asiikk banget..... Kadang-kadang gw bertiga sempat maen judo, kalo nggak main lempar-lemparan pasir, ato paling tidak main mengubur diri sendiri..



The Last Waterbending on the Southern Water Tribe

11.00 am
Okey,, akhirnya keliaran si Syaikhul agak berkurang waktu udah dingin banget cuaca di Parangtritis... En sebuah kejadian melalukan buat Syaikhul terjadi di sini... Ah... nampaknya tidak perlu gw bahas... Okey deh... berhubung kulit kami udah mengerut semuanya karena kadar NaCl yang berlebihan, gw putusin udahan dulu deh... en gw bertiga bergegas menuju ke kamar mandi yang ada di sekitar pantai... Emang sih, pake kamar mandi bayar, satu orang 2000, jadi buat kalian yang ingin mandi di Parangtritis, supaya paham tariffnya.. hehehehe... Buset.... susah banget membersihkan pasir yang ukurannya sampai 1 mikron (lebay), alias haluuussss...banget... jadi dah deh... ntar aja.... Beberapa menit sesudah mandi gw bertiga bergeas pulang ke rumah Tina.. En, what the f***, kacamata gw yang keren en bahenol itu harus KETINGGALAN... Anjritt!!!



Eat the Soto...

12.20 pm
Gw bertiga udah nyampe rumah lagi... En, keadaannya tidak seperti yang diharapkan... emang sih semua udah pulang, termasuk Bu Neneng.. tapi... semuanya tidur... Mau ngintip si Tina lagi males gw... udah deh... jadi pulang ke rumah kan laper tuh, jadi abis zuhur si Syaikhul punya rencana untuk jajan makan di luar. Oke deh... gw bertiga keluar.. En,, setelah jalan jauh-jauh-jauh.. ehhh... hampir aja gw nggak nemuin warung makan atau yang se-genre. Tapi, akhirnya gw nemuin warung yang tidak bisa dikategorikan sebagai warung... mungkin warung plus-plus... hehehe... tepat beberapa meter dari TPR. Hm... lumayan enak sih... ya iyalah kan gw laper... Blakangan gw masih blum bisa menebak berapa harga soto di situ... karena kalo diselesaikan dengan aljabar linier ala Gaussian aja nggak mungkin selesei... Tapi sudahlah... tidak usah membahas ini banyak-banyak...

Abis ini gw balik lagi ke rumah.... kelanjutannya ada di Part IV. Tunggu aja....

Part II. Malam yang Sedingin-dinginnya Malam

Selasa, Agustus 12, 2008
On the beach

Wohohoho.... sepertinya kelanjutan kisah petualangan ke Bantul ini bakalan lebih cepat dari biasanya (yang dijadwalkan), karena beberapa hal yang teramat urgent sekali untuk diberitakan di blog ini...

Oke, kali ini gw bakal ngelanjutin postingan gw sebelumnya. Kali ini udah sore... abis turun dari bukit belakang rumah Tina.

5.00 pm
Setelah potrat-potret di kuburan yang keren itu... (wew), gw turun bukit dengan cukup hati-hati soale bener-bener terjal banget... En... sampai di rumah Bu Neneng, ternyata se-keluarga itu belum balik dari piknikannya... kontan, gw bertiga sendirian di rumah... kayak orang susah... (istilah Abi : Membusuk). Tapi kemudian, si Embah menginfokan ke Syaikhul kalo ternyata motornya udah pulang... Jadi kontan keinginan gw untuk pergi ke pantai pas sunset akhirnya terwujud juga. Syaikhul ambil satu motor, en abi ambil satu motor lagi. Awalnya gw bingung mo bonceng yang mana, secara gak jadi masalah... cuman, kondisi boncengan Syaikhul kotor gitu deh... jadi agak ilfil en gw beralih ke Abi. Gw bonceng Abi. [Sebenernya salah sih, tapi daripada harus repat-repot nyari rumah sakit terdekat ya mo bagaimana lagi]. Rencana awal banget, waktu ketemu Tina untuk pertama kali, Si Syaikhul mo ngajak Tina pergi bersama gw en Abi, jadi ber-empat gitu deh... tapi karena TIna sedang pergi piknik bersama keluarga, maka petualangan mencari sunset pun harus berakhir dengan tiga orang saja. Fyuh...

5.38 pm
Akhirnya motor Abi pun berlari, walopun ukuran BMI agak kontras, tapi whatever deh... the show must go on... Ketika itu gw ama Abi berpandangan bahwa di depan ada Syaikhul yang pake baju berwarna biru... Gak tau siapa yang salah, ternyata ada orang lain yang serupa tapi tak sama dengan Syaikhul pergi ke arah Parangkusumo. Eitttsss................ "seingat gw beberapa tahun yang lalu, kalo mo ke Parangtritis itu gak lewat sini deh..." gw bilang ke Abi. Eh, bener aja, ternyata sampai Parangkusumo, si baju biru itu BUKAN Syaikhul. Karena Syaikhul belum menjadi geofisiawan yang baik, maka dia lupa arah... walopun gak sampai membanting kompas dan segalanya... Akhirnya gw SMS, en kita bertemu di jalan..

5.52 pm
Ooops.... sunset pun cuman sepengalan terakhir sebelum ditelan sang horizon laut di batas-batas cakrawala... Momen ini gak akan gw lupain... jadi gw abadikan dengan perbuatan-perbuatan aneh, kaya salto en senyum-senyum kagak jelas....

Me, Abi, and Syaikhul

7.00 pm Trus.... Akhirnya, setelah gw puas foto-foto di pantai yang terkenal dengan kudanya itu, gw balik ke rumah. En kali ini gw bonceng Syaikhul. Harapan gw si Tina yang cantikkk secantikkk bidadari malam itu udah pulang.... Sholat Maghrib dulu... Niat gw mo mandi, karena badan udah bener-bener lusuh.... Tapi, satu masalah.... GW KGK BW HANDUK.... celaka.... Ya, udah karena 2 cindil lainnya juga nggak menunaikan ibadah mandinya, ya gw ikutan aja.... sekali-kali malem kagak mandi asik kali yeee.... Eh... tiba-tiba keluarga itu pun pulang.... senangnya hati gw... Eh, tiba-tiba Bu Neneng bawain oleh-oleh bwat ge bertiga, apa hayo??? Kalo udah baca postingannya Abi pasti tau,, yak tul.... yaitu ikan bakar. Nah, pasalnya tadi abis maghrib, gw bertiga udah maem seadanya (tapi gw lupa apa menunya), tapi Bu Neneng ini ngasih makanan begituuuuuu banyak... kayak kita tempat sampah aja... hehehehe.... Bayangin aja,, dengan perut yang super kenyang, kita disuruh menghabiskan menu makan yang kayaknya cocok buat pengungsi Lumpur Lapindo gitu deh...

Syaikhul eat the outstanding seafood

7.27 pm Brettttt...... Lampunya pun mati.... btw, gw bertiga maem di kegelapan malam yang dingin di Parangtritis. Sementara semua keluarga, termasuk TIna mungkin sedang sibuk ngecek instalasi listrik di rumah tersebut... Sementara di luar, angin pun beriup sangat kencang sekali..... Wussshhhh... Pintu-pintu pun terbanting dengan kerasnya.... Gw bertiga yang udah tertatih-tatih maemnya pun sepertinya harus mengakhiri penderitaan ini dengan give up alias menyerah secara tidak hormat kepada keadaan... Si Syaikhul cuman maem nasinya doang, si Abi cuman makan dikit doang (gw tau lok ususnya pendek = jadi kayak Anang), jadi mainly, gw yang ngabisin makan ntu tadi....

7.50 pm
Sholat Isya. En, si Tina keluar liat pertandingan apa nggak jelas.. ya udah deh... ada kejadian yang cukup lucu. Bahwa si Abi ternyata punya penyakit psikologis, Suntikophobia. Ini adalah gelaja kejiawaan yang takut pada jarum suntik. Gahahaha... Jadi, kalo gw bawa jarum suntik, kebetulan ruangan sholat isya gw adalah di ruangan brankas obat-obatan mulai jarum suntik ampe kondom pun tersedia di sini, Si Abi bakalan lari paling depan.... Jadi tips buat ketua angkatan : Kalo besok ada lomba lari, si Abi disuruh ikut aja, trus ntar dibelakangnya ada yang bawa suntik... dijamin... pasti dapet emas.

FolkGame : A Mini soccer with a dangdut accesories
8.07 pm Abis sholat, di rumah kagak ada orang lagi... Sepi... ya udah gw bertiga memutuskan untuk nyari udara segar ala Parangtritis di luar rumah. Awalnya sih, cuman duduk-duduk nggak jelas di pos ronda depan rumah Tina, tapi gw bergerak makin ke utara, sampai ke arah bunyi-bunyian yang agak memekakkan telinga. Yakni ada lomba 17 Agustus, yakni sepakbola sarung. Dalam permainannya, bila nanti ada lagu dangdut, maka seluruh pemain berhenti dan goyang dombret dikit-dikit mengikuti irama. Ternyata gw yang pake jaket BEM, nggak pede aja waktu ketemu anak-anak KKN UGM yang lagi tugas di situ.. Rencanya, gw ama Syaikhul mo nindak/mergoki kalo-kalo si Tian ternyata malah pacaran di semak-semak sekitar situ... tapi kayaknya lebay deh... En... beberapa menit di situ, ternyata gw bosen banget.. apalagi si Abi, yang udah nahan pipis dari tadi... ihh... jijay... Dalam perjalanan pulang, nggak lupa gw ama Abi Syaikhul foto-foto dulu untuk menutup hari ini yang melelahkan... Nggak tau si Syaikhul dapet virus darimana, dia jadi narsis abiss....

Me at accicent

9.02 pm
capek banget gw... saatnya tidur... Eh... sebelumnya,, ngobrol-ngobrol dulu ama Bu Neneng... Trus, gak tau kenapa? si Syaikhul nyuruh gw ama Abi masuk ke ruang TV, untuk nonton TV. Sementara Bu Neneng istirahat, si Tina pergi ke kamar mandi. Gak tau apa yang ia lakukan... Tapi begitu keluar, nampaklah pancaran sinar gadis yang berbaju pink dengan gaya rambut yang sekarang sensual gitu... Aduuhhhh... gw jadi keinget banget.... Tapi peringai-nya masih diem aja... gak ada i'tikad baik, gw juga gak enak kan kalo jadi SKSD.. makanya gw nguping aja pembicaraan Tina dengan Syaikhul. Awalnya si Syaikhul basa-basi... mana yang mindah channel.. sampe akhirnya minta no HP en ternyata tadi waktu di Parangtritis sebenernya di Tina ngeliat kita tapi dia nggak mau nyapa. Sejak itu, dia sliwar-sliwer aja dengan cantiknya dari kamarnya ke dapur begitu sebaliknya selama beberapa kali... Namun, dia terlihat dingin... dingin sekali.... Jadi, maksudnya dingin itu bukan udaranya dudul... emang sih, uadaranya dingin. Kalo ditambah dinginnya Tina, kan jadi super-super dingin... Tapi so far, masih membekas aja wajahnya di hati gw...

9.45 pm
Wahhh.... gw pindah kamar ni critanya, ke ruangan brankas obat tadi... sejenak ge pandang Tina dari pintu kamarnya di kejauhan... Owh.... tidurnya aja udah cantik, kayak minyak pengharum ruangan elektrik itu lho... hahaha.... Gw jadi gak bisa ngelupain Tina.... paling tidak untuk malem ini....

Nah, gimana lanjutan besoknya... di tanggal 10 agustus 2008??? Apakah Tina mau speak up sama gw? Apakah Rencana kita membawa Tina ke pantai berhasil? Nantikan aja.... di Part III. Digerayangi Pasir Pantai. Bubye....

Part I. Sebuah Metafora dari Permata Selatan Yang Paling Indah

Selasa, Agustus 12, 2008
Me, glance the horizon

Jump... jump... on the cemetery

How beautiful is Bantul...

Silhouette of my-self

Seperti yang ditulis oleh Abi, gw bakalan posting pengalaman seru gw bersama Abi en Syaikhul ke Bantul, tepatnya Parangtritis tanggal 9 dan 10 yang lalu. Gaya bahasa : Deskriptif. Kita awali dengan membaca kalimat ijab qobul basmallah bersama-sama....

Cerita ini berawal dari info Abi, di ruang mushola gedung fisika. Gw yang lagi ngelepas sepatu denger ajakan dari Abi, yang nyangkut-nyangkut Parangtritis gitu. Otomatis gw jadi on. Alias sangat tertarik, pasalnya kemaren waktu survei fun camp, gw kagak ikutan. Jadi, kapan lagi? Mumpung liburan gini, mendingan main ke pantai (walopun sibuknya bukan main). Owh, ternyata si Syaikhul yang mau ngajakin gw ama Abi ke rumah temen masa kecilnya dulu. Dalam bayangan gw, petualangan kali ini bakalan happy ending en gw jadi nambah kenalan. Oke, sampai sehari sebelum berangkat pun gw masih bermimpi seperti itu.

Survei STMJ (menurut Abi), mempertemukan kita bertiga, walopun gw ingetnya juga waktu sholat maghrib di masjid UII sono. Kontan, si Syaikhul langsung jawab hari sabtu-minggu tanggal 9-10 Agustus. Okelah... mumpung gw juga kagak ada kerjaan (tumben), yawdah... capcus.... berangkat deh.... eiitss..... sebelumnya.. gw packing dulu... periksa ini-itu... en voila!

Jam 1.00 pm
Gw udah gag sabar banget mo segera ngebis. Padahal harusnya gw berangkat jam setengah 2. tapi gw udah nggak sabar ingin berpetualang gitu.... Yaudah, karena gw kira waktu tempuh UGM - Krapyak 1 jam, maka gw cegat bis duluan aja.. dalam bis gw sok-sok jadi turis asing gitu... dengan jaket BEM yang masih kinyir-kinyir, gw lagaknya elit penting gitu minum-minum gak jelas. Sialnya, udara jam ini panas banget.... buset deh.... panasnya gag ketulungan.... ilfill niy...

Jam 1.28 pm
Gag tau kenape... kok bis terasa cepet sekali.... udah sampe gitu ke pom bensin Jogokaryan. Turun. En gw tengak kiri-kanan... Siiinggg.... kagak ada toko apa gitu yang berkelas (duile), ato warnet gitu... yang ada juga cuman warteg, pom bensin, toko helm, hm.... gag seru ihh.... Ooops... karena bosen, gw SMS si syaikul aja.... tutit... tutit... (bunyi ketik SMS)...

Jam 1.40 pm
Akhirnya si Syaikhul cepet banget datengnya... en kemudian disusul ama Abi, yang barusan boker dulu... Gw kagak tau ye seberapa jauh ponpes mereka dari per-empatan itu... tapi.. kayaknya jauh aja.... Gw bukannya baru dateng... tapi gw nunggu dulu baru SMS (klarifikasi).

Jam 1.52 pm
Gw, Abi en Syaikhul cegat bis di seberang jalan. Sekalinya ada bis, gw tolak trus kena karma, jadi bis berikutnya lama banget. En, pucuk dicinta ulam tiba, bisnya dateng beberapa menit sesudahnya. En sialnya, PENUH!!! Perjalanan di bis ini bener-bener membuat gw muak total. Tinggi badan gw serasa tidak berguna dalam bis ini. Si Abi mah, enak aja... Gw ama Syaikhul harus berdiri selama puluhan menit, sampai akhirnya gw bisa duduk dengan imut (apa coba?). Yang naik bis banyakan anak SMA, en nggak ada yang cantik... ada juga yang peka sosial... hehehehe... soalnya ada kursi kosong, gw tawarin ke dia karena gw sadar gw lebih tua, eh.. dianya nolak... owh... mungkin nilai PPknnya 9,5 kali ya??? Jadi, orang tua lebih diutamakan... duile... jadi gw dianggap tua??? Sialan!

Gw kaget waktu si kernet yang putih, baik hati dan suka berbuat baik itu, bilang tarif bis gw bertiga IDR 30.000. Edan wae??? Owh... ternyata tarif itu kalo lewat TPR (mboh kepanjangane opo??). Berhubung gw nggak lewat TPR, jadi jumlah yang harus dibayar buat bertiga adalah IDR 15.000.

3.00 pm
Akhirnya gw sampai di lima meter sebelum TPR. Syaikhul masih marah-marah tentang tarif yang makin mahal. En, sebagai anak geofisika yang baik, gw bertiga harus JALAN kaki sampai rumah temen syaikhul itu. Mulai dari sini, nggak tau kenapa perasaan gw kagak enak. Mungkin karena ada Abi bersama gw... (sorri ndil). Hap... hap... fyuh... akhirnya gw bertiga sampai juga ke sebuah rumah mungil di bawah bukit kapur... Eh, celakanya... sang tuan rumah sedang kedatangan tamu yang udah 20 puluhan tahun tidak pulang kampung (kayak si Kiki fatmala with her Mom). At least, gw bertiga disambut dengan nada "seadanya" di bagian belakang dari rumah itu.

3.30 pm
Sholat Ashar, en sedikit ngomong sana-sini dengan pemilik rumah, Bu Neneng + Simbah. Mereka user friendly banget... gw jadi terharu... Wew, suguhannya adalah empek-empek goreng... kayak punya anang tapi masih kalah... (ya iya lah... punya Anang kan asli bengkulu). En... suara motor dari kejauhan.... tau-tau masuklah sang biduan... jreng... jreng.... ada seorang wanita berkerudung yang nampak seperti anak SMA biasa... kesan pertama : biasa aja... Dia menyalami kita bertiga... nampaknya dia lupa-lupa-ingat ama si Syaikhul. Oiya, perlu diketahui bahwa wanita ini adalah temennya syaikhul--bukan saudaranya. Owh.... saat dia menyalami gw... nggak tau kenapa... tangannya begitu halus tanpa noda.. putih banget... gw gag memandang mukanya waktu bersalaman, yang gw lihat cuman tangannya yang muncul dari seragam lengan panjang khas anak SMA. Sampai detik ini, gw merasa biasa-biasa aja.. Kemudian di kejauhan (2 meter) dari pandangan gw, dia membuka jilbabnya yang drive thru itu, en... dengan gerak lambat.... rambutnya yang aduhaiii.... itu terpampang jelas di hadapan gw.... Gw speechless selama 2 menit... Wew.... Gw... jadi merasa love at the fisrt sight gitu deh.... Edan... baru gw lihat rambut indah hitam en panjang itu.... dihiasi rona wajah yang berkilat-kilat itu.... senyumannya mengandung umpan kayak lagunya Thomas Djorgi... Gw jadi Salting..... sumpah.... cantikkk banget..... Semenjak itu, pikiran gw cuman dia. Lagunya Yovie kayaknya cocok niyy....
Dengarkanlah wanita pujaanku...
Malam ini akan kusampaikan...
Hasrat suci, kepadamu dewiku...
Dengarkanlah kesungguhan ini...
Aku ingin... mempersuntingmu...
Tuk yang pertama... dan terakhir...
Jangan kau tolak dan buatku hancur...
Ku takkan mengulang tuk meminta...
satu keyakinan hatiku ini...
Akulah yang terbaik untukmu...
Yovie & Nuno - Janji Suci
4.15 pm
Ternyata gw tau nama cewek idaman gw itu... Namanya Tina. Tina sekolah di Jetis, bantul. Trus dia masih kelas 1 SMA. Ow... kalo urusan bodi mah.... udah kayak biola... dengan aksesoris yang menawan... satu lagi... dia pinter masak.... wew... jadi makin pengen...
Kamu.....
terlihat paling cantik....
Dengan skutermatik yang menawan....
Dengan gaya klasik jaman sekarang....
(SKJ 94 - Skutermatik)
Owh... ternyata Tina langsung pergi bersama Bu neneng (Ibunya) meninggalkan gw en Abi en Syaikhul... hiks... hiks... hiks... hiks... Tapi okelah, gw harap gw bisa kenalan ama Tina secepatnya... Hm... rencananya sih... mau ke pantai sekarang ini... tapi motornya kagak ada... jadi harus nunggu dulu... ya udah.... daripada membusuk di rumah... gw bertiga pergi ke bukit belakang rumah untuk sekedar refreshing.... Gak ada Laut, Kuburan pun jadi.... Hm... di atas bukit ini adalah kuburan.. Liat foto di atas... foto ke-dua ada gambar kuburan/nisan yang ke-jepret. Woo... ra toto.. tapi gak papa deh... alih-alih gw bisa dapet siluet keren disini...

5.17 pm
Akhirnya, setelah puas foto-foto di kuburan... (ngga banget), gw bertiga langsung downhill aja kembali ke rumah... Huh capek banget tau.. nurunin bukit terjal gini... Wow.... Apakah akan ada motor sehingga bisa ke pantai?? Apakah si Tina mau kenalan sama gw?? Apakah malem nanti bakalan happy anding???

Tunggu postingan selanjutnya... Part II.
Malam yang Sedingin-dinginnya Malam
... yang bakalan publish besok...

2500 Dosen PTS di Jogja TIDAK Layak Mengajar ?

Selasa, Agustus 12, 2008
Sekitar 2.500 dosen di berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditengarai belum memiliki jabatan fungsional. Sehingga mereka belum memenuhi kualifikasi akademik untuk mengajar.

"Dari 6.000 dosen di DIY, sekira 40% di antaranya belum memenuhi kualifikasi akademik untuk mengajar," kata Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) V DIY Budi Wignyo Sukarto di Yogyakarta, Selasa (12/8/2008).

Menurut Budi kondisi dunia pendidikan di DIY ini, merupakan cerminan situasi nasional. Di mana 40% dosen di Indonesia belum memenuhi kualifikasi mengajar. Untuk mengatasi hal tersebut, kata dia, ditargetkan hingga tahun 2014 seluruh dosen yang terdaftar di DIY sudah memenuhi persyaratan administratif sehingga memenuhi kualifikasi mengajar sesuai aturan yang berlaku.

"Sebetulnya menurut undang-undang tidak boleh mengajar. Tapi, kita mau menerapkan UU kan butuh waktu penyesuaian," tegasnya.

Di sisi lain Budi mengakui ada enam perguruan tinggi swasta (PTS) yang terancam ditutup jika tidak segera melaporkan kegiatan perkuliahan. Namun, Budi tidak menyebutkan PTS tersebut.

Dia mengatakan tidak bisa melakukan intervensi terhadap mekanisme penutupan PTS. Sejumlah program studi di PTS yang bersangkutan yang kurang diminati menurut Budi harus segera ditutup agar PTS itu bisa bertahan. Ia mengatakan beberapa di antara PTS berpeluang ditutup jika tidak segera menutup program studi (prodi) yang kurang diminati masyarakat.

"Seharusnya dalam semester ini sudah dilaporkan, jika tidak mengembangkan prodi yang relevan sebaiknya ditutup saja," ujarnya.

dilansir dari www.okezone.com
Seperti yang sering dielu-elukan, bahwa Jogjakarta adalah sebuah Kota Pelajar, namun seperti tidak dinyana sebelumnya, berita ini seperti sebuah tamparan keras bagi umur pendidikan di kota ini yang baru saja berbenah menuju ke sebuah era baru yang tentu saja lebih maju dari sekarang. Saking banyaknya PTS di kota ini tidak sebanding dengan banyak dosen/pengajar yang berkualitas, sehingga kota ini seperti mengalami krisis tenaga edukasi. Ho...ho hoho... tertarik menjadi pengajar ??? Ikutilah langkah temen kita, syaikhul... dia mau jadi tentor... hehehehe....
Diberdayakan oleh Blogger.