Merdeka Atau Mati ?



Sejenak gw heran... Heran mengapa rasa nasionalisme tuh datengnya setiap mepet2 tanggal 17 Agustus.. Ya, emang sih, tanggal 17 itu ya ada perayaan 17 Agustusan.. Tapi coba pikir.. Seketika, lautan merah putih dimana-mana, bahkan ada film yang judul-nya dibikin sama.. Trus pake acara show-off diving dengan 2818 peserta di Sail Bunaken sana.. Wow.. Gw sih takjub aja.. Secara, lumrah-lumrah aja sih kalo ibaratnya seorang yang ulangtahun dia akan merayakan dengan segembira en semeriah mungkin..

Tapi..
Merdeka adalah sebuah semangat, rasa, dan perbuatan.. Walaupun secara real, penjajahan di bumi Indonesia sudah tidak ada, namun masi ada penjajahan lain.. penjajahan mental kita sebagai penerus--generasi muda.. Kita tidak punya semangat untuk itu..

Ketika, apa demostrasi anak-anak BEM adalah sebuah pengejewantahan dari arti mempertahankan kemerdekaan di era reformasi, banyak kawan2 yang sepertinya membuang telinga ato seakan-akan "mati nurani"..

Momen kemerdekaan ini setahun sekali, tapi selama-lamanya kita tidak akan pernah bisa merdeka secara perfekto, secara absolut, jika tidak ada lagi penerus our founding-father yang gigih berjuang di tahu 1945...

MERDEKA ato MATI...

Jogjakarta, 17 Agustus 2009 (64 tahun kemudian...)

1 komentar

panglima kopdar mengatakan...

Wah kalau sekarang pilihannya MERDEKA atau MELARAT.

Diberdayakan oleh Blogger.