Atlantis: FOUND!

Lebih lengkap silakan menonton film dokumenter Finding The Altantis garapan National Geographic.

Akhirnya setelah sekian lama hanya fiksi, setelah sejumlah hipotesa bertebaran di muka bumi tentang benua Atlantis ini, satu tim ekspedisi berangkat untuk mencari tahu tentang keberadaan Atlantis ini.

Pengkajian tentang lokasi Atlantis yang sebelumnya diperkirakan di Pulau Creta, Yunani mengalami kesalahan yang cukup signifikan karena pada dasarnya tidak sesuai dengan apa yang ditulis oleh Plato dalam catatannya.
Plato menyebutkan bahwa Atlantis adalah kota pelabuhan yang berupa lingkaran-lingkaran yang konsentris dan di tengahnya sebagai pusat lingkaran adalah kuil Poseidon tempat ritual persembahan masyarakat Allantis kuno. Plato juga menambahkan bahwa Atlantis adalah kota paling ujung dari benua yang diketahui, dan terletak setelah dua gerbang utama. Kemudian, Atlantis tiba-tiba lenyap hanya dalam satu malam.

Para ahli yang tergabung dalam tim ekspedisi ini berkaca pada catatan Plato kemudian mencari tempat yang cocok dan sesuai dengan kriteria-kriteria yang ada dalam catatan tersebut. Dan tempat yang dimaksud adalah:

Donana National Park, Spanyol.



Gambar di atas adalah gambar rekonstruksi Donana National Park pada era 4000 BC dimana Atlantis berada. 

Sesuai dengan catatan Plato, dahulu Atlantis berupa kota pelabuhan dengan lingkaran-lingkaran yang konsentris dan di tengahnya ada sebuah pulau tempat Kuil Poseidon yang berbentuk segiempat sempurna.


Mengapa Donana?

Donana adalah kota yang paling ujung dari benua yang diketahui. Benua Amerika baru ditemukan oleh Columbus pada tahun 1492 yang berarti orang pada jaman dahulu kala melakukan perjalanan masih sebatas Eropa dan menganggap bumi itu datar oleh paham-paham Gereja pada Abad pertengahan. Kemudian, Donana baru dapat ditemukan setelah melewati gerbang besar yang tidak lain dan tidak bukan adalah Bukit Gibzaltar pada bagian kanan dan Bukit di Makkarech, Maroko sebelah kiri.

Berangkat dari hipotesa ini kemudian tim ekspedisi melakukan sebuah proyek yang sangat besar untuyk membuktikan bahwa memang banar-benar ada Atlantis di bawah Donana. 

Di bawah Donana?

Ya, Altantis menjadi kenangan akibat terkubur oleh tsunami besar yang melanda Benua Eropa pada ribuan tahun sebelum masehi. Bukti bahwa memang ada gempa bumi yang cukup besar dapat ditemui pada runtuhan-runtuhan dan geseran-geseran batuan yang ada di Donana. Dan, karena adanya transgresi air laut saat itu, zona deposisi pun naik dan garis pantai juga naik sehingga, Atlantis pada saat itu terkubur oleh material-material lumpur sebagai produk dari tsunami. Apalagi Atlantis adalah kota berupa cekungan atau lagoon yang dikelilingi oleh zona shallow marine, yang bila air naik maka sedimen akan terperangkap dan mengisi cekungan itu.

Donana National Park, mud dominated Area in Southern Spain
Ekspedisi

Pada awal tahun 2011 ini, sejumlah pakar dari berbagai bidang ilmu menyimpulkan tentang dugaan Atlantis ini:

Kartografi

Awal survei, para ahli membutuhkan sejumlah foto yang akurat untuk membuat interpretasi awal pada Donana. Setelah dilakukan pemotretan udara ditemukan bahwa secara morfologi ditemukan batas-batas tegas pada bidang foto yang menunjukkan bahwa ada cekungan yang deposit sedimennya lebih baru daripada area di luar cekungan itu.

Geologi

Para ahli geologi menyimpulkan bahwa memang ada proses deposit yang tidak wajar sebagai akibat dari tsunami yang pernah melanda kawasan ini sebelumnya. Kemudian secara hipotesa Donana juga lebih merepresentasikan Atlantis daripada Creta. Di Pulau Creta, tenggelamnya suku Minoan adalah karena meletusnya Gunung Api Santorini, sehingga deposit yang ada pastilah berlayer tuffaan karena Creta dan sekitarnya dikepung oleh asap tebal Gunung Santorini, dan ini tidak merepresentasikan catatan Plato sama sekali


Geofisika

Geofisikawan meneliti tempat ini menggunakan metode Resistivity Tomography yang bisa memetakan keadaan bawah permukaan sejauh 12 hingga 20 meter menurut harga konduktivitasnya, dan dihasilkan pola-pola timbul tenggelam dari materialk sepanjang lintasan survey. Indikasi ini menunjukkan bahwa ada dugaan perbedaan nilai hambat jenis yang kemungkinan itu adalah pulau-pulau lingkaran terluar yang konsentris dari Atlantis.

Juga dilakukan pemetaan sonar, gelombang sonar pada lautan di sebelah selatan Donana. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keabsahan hipotesa yang menyatakan bahwa ada tsunami yang pernah meluluhlantahkan Atlantis. Hal ini terbukti dengan adalah temuan batu-batuan yang bukan berasal dari energi endogen maupun eksogen, namun buatan manusia. Batuan yang ada di dasar laut menunjukkan bahwa ia pernah terpotong secara rapi membentuk kotak-kotak besar, kemungkinan ini adalah balok-balok penyusun bangunan pada dinding bagian luar Atlantis.

Arkeologi

Arkeologi mengakaji kemungkinan adanya artefak yang masih tersisa dari hamparan luasnya Donana ini. Setelah berhari-hari mencari, akhirnya ditemukan beberapa buah artefak yang berupa perempuan yang berukuran mini yang kemungkinan merupakan dewi Ishtar. Bukti ini tak terbantahkan. 


Kemudian ditemukan lokasi yang jaraknya sekitar 400 mil dari Donana yang diperkirakan merupakan tempat pengungsian rakyat Atlantis dari efek tsunami, Cancho Roano. Mereka membangun replika kuil-kuil mereka di sana dengan simbol yang paling tak terbantahkan, yakni seorang membawa pedang dan menghunus sebuah lingkaran-lingkaran konsentris yang ditengahnya ada pusatnya, yang tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah penghormatan untuk kota mereka yang telah tiada, Atlantis.

Teologi

Di dalam bible, disebutkan bahwa kota pelabuhan paling ramai yang pernah ada adalah Tarshish. Setelah beberapa abad, nama Tarshish menghilang dari bible dan kemudian berganti dengan Atlantis pada jaman Plato. Dengan deskripsi yang sama maka disimpulkan bahwa Tarshish adalah Atlantis.

Dengan begini, Atlantis bukan lagi Indonesia, bukan juga Pulau Creta, bukan juga segitiga bermuda, bukan juga sesuatu di tengah-tengah samudera Atlantik... namun, Atlantis adalah Donana National Park..

Rekonstruksi Atlantis

It's time to Digging!!

Sumber:
1. Ibid
2. Ibid
3. Ibid
4. Film "Finding The Atlantis" (2011)

2 komentar

raden kalibaya mengatakan...

Bagaimana dengan penemuan ilmuwan Brazil ARYSIO SANTOS yang menyatakan bahwa sebenarya Atlantis yang hilang menurut Plato tersebut justru di Indonesia?

Anonim mengatakan...

Lebih logis argumennya ARYSIO SANTOS cekidot http://atlantissunda.wordpress.com/2010/09/17/misteri-negara-atlantis-mulai-tersingkap/

Ada video dan kutipan"nya

Diberdayakan oleh Blogger.