South East Asia Tour: Sebuah Prolog

Mungkin sama kayak lagunya EXO yang baru... Miracles in December, sesuatu yang sebenernya cuman iseng-iseng aja berakhir dengan gak sekedar iseng... Dulu gara-gara Mas Prima suka nyuruh buka web situs penerbangan trus hunting harga pesawat murah ke Korea ato ke Jepang, sampe dia nyuruh bikin paspor buat main ke Hongkong, gw pikir itu beneran... ha ha ha... Makanya, biar ada cap di paspor gw ge berencana pergi ke sebuah negara..

Pikir gw bakal cuman satu negara, tapi setelah gw berpikir panjang sambil didukung dengan buku paling fenomenal yang membuat gw terinspirasi 100% untuk membuat perjalanan ke tiga negara sekaligus, yakni bukunya Claudia Kaunang, tapi jauh panggang dari api, isi buku tersebut udah gak sinkron lagi untuk jaman sekarang, i mean, buku itu ditulis pada tahun 2009, en sekarang udah 4 tahun berselang, pastinya banyak perbedaan kan, terlebih lagi kurs nata uang kita ini sedang ijo daun, lagi apes-apesnya... misalnya aja di buku Claudia, SGD masih 6700 an, sekarang udah nyampe 9600 an, perbedaan yang sungguh terlalu dibandingkan dengan dua negara lainnya... Hm.. mungkin terlalu nekat untuk seorang solo-traveler bepergian sendirian ke tiga negara, tapi perdamaian dunia gw mantapkan tekad dan membuat segala perencanaan jauh-jauh hari untuk perjalanan ini.

Buku pedoman, tapi sekarang 100% jangan percaya ama harga yang tertera di buku ini, tapi masalah info tempat nya sih tetep paling oke... 

Kalo ditanya kenapa sendiri? Hm.... Gw memang pengen sendirian, ada mungkin plus minusnya dengan kesendirian gw itu, minusnya pasti orang bloon juga tau, "kaga ada yang motoin", klise... Tujuan gw emang bukan minta difotoin trus langsung ganti profpic sana-sini, hm... gw sekarang sudah mulai mengurangi frekuensi absen di dunia social media... hohoho.. Kalo dibilang ini jalan-jalan galau, bolehlah... Pada intinya gw melakukan kontemplasi yang panjang selama beberapa hari di tiga negara ini... mencari apa yang salah pada diri sendiri, mencoba membuat resolusi di masa mendatang, en mengubah gaya hidup, cara pandang, dan pola pikir... entah... makanya gw sebut jalan-jalan gw adalah pencarian jatidiri... bukan jalan-jalan yang ujungnya belanja ini-itu, atau foto 1001 frame di setiap spot... 

Sesungguhnya perjalanan ini jauh udah gw rencanakan sebelum ada isu perjalanan ke Jepang kemarin, makanya sempat terpontang-panting juga rencana ini setelah gw jauh hari beli tiket ama reservasi hostel... Dan, alhamdulillah bisa pulang dengan semangat, gw juga lupa alasan apa yang gw pikir ketika pesen tiket pesawat, kenapa kudu berangkat pas tanggal 3 Desember... Padahal awalnya gw bakal berangkat pas ulang tahun gw, sekitar 3 September...

Postingan selanjutnya nanti gw akan ceritakan pengalaman apa aja yang gw temui di setiap kotanya... Lengkap dengan tips-tips mungkin kalo elo-elo pada mau berkunjung ke salah satu dari kota-kota yang gw kunjungi...

Last, thanks juga buat Mark Twain atas quote-nya yang membangkitkan semangat petualang ini.. "Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn’t do than by the ones you did do. So throw off the bowlines, sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover!" Hebat sekali kata-kata itu, en gw tersihir, en berangkatlah!

Dagobert juga pernah bilang, "People travel to faraway places to watch, in fascination, the kind of people they ignore at home." atau Mark Jenkins pernah bilang juga, "Adventure is a path. Real adventure – self-determined, self-motivated, often risky – forces you to have firsthand encounters with the world. The world the way it is, not the way you imagine it. Your body will collide with the earth and you will bear witness. In this way you will be compelled to grapple with the limitless kindness and bottomless cruelty of humankind – and perhaps realize that you yourself are capable of both. This will change you. Nothing will ever again be black-and-white."

So, just wait!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.