Review : Cinnamon Bukan Bistro

Sebenernya keberadaan warung ini sudah begitu lama. Secara lokasi sih, warung ini sungguh sangat dekat dengan rumah gw, karena cuman ada di samping Kanisius, yah sekitar 500 meter lah dari rumah gw kalau jalan kaki. Dari awal ini resto dibuka, gw sempet gak suka aja sama pemilihan namanya. Why? Kenapa harus ada kata “Bukan”. En kenapa harus berjudul Cinnamon kalo dalemnya bahkan hampir nggak ada hal-hal yang bertema kayu manis. Dulunya gw pikir itu kedai minuman kayak Cha-Cha Milk Tea atau semacam kafe lah pada dasarnya.

But okay lah, di menu sheet-nya lo bakal tahu kalau sejatinya resto ini mengedepankan Fish and Chips. Iyap, satu hal yang gw sendiri baru tahu. Hahaha. Dari dulu jaman gw gemar wisata kuliner internasional, gw selalu nyari-nyari dimana bisa dapetin fish and chips yang notabene merupakan kuliner khas Inggris. Sampe akhirnya ada Fish & Co yang buka juga di Jogja beberapa tahun yang lalu. Okelah, mari kita lihat bagaimana gw mereview resto rekomendasi dari adek kelas angkatan gw, @dydhan.
.

Restaurant's Name :
Cinnamon Bukan Bistro

Concept :
Mainly European, tapi Random

Design and Architecture :
Bistro, walo namanya bukan bistro. Apa itu bistro? Dalam bahasa Perancis, bistro berarti restoran kecil. Di Perancis sendiri, bistro adalah bar kecil yang menyajikan minuman anggur. So, pastinya kalau denger kata bistro, harusnya memang diharapkan resto itu menyajikan makanan Perancis. Intinya, semacam kafe namun rentang harganya lebih dari kafe biasanya en suasana yang dihadirkan lebih homey en cozy. Walau mengusung konsep Perancisan, namun arsitekturnya jauh dari kesan perancis yang bisanya temaram dari lighting fixtures-nya. Atau minimal nggak ada pergola-nya. Walaupun desainnya lumayan kontemporer namun. Namun memang balik lagi ke chef-nya. Kalau chef-nya bukan Parisian, ya emang gak bisa dipaksakan. Buktinya menu Indonesia juga banyak di sini kok. :)

Pricing :
Untuk ukuran bistro. Ini MURAH gan! ya, lumayan affordable lah. Mungkin karena konsepnya memang “Bukan Bistro”.

Front of the House (F.O.H) :
Hm, tidak ada FOH yang berjaga di depan karena semua ngumpul di deket kasir. Intinya lo kudu duduk dulu baru manggil tuh FOH. Well, namun pengetahuan si FOH lumayan lah, dia bisa menerangkan dengan jelas apa-apa yang tertera di lembaran menu. Dari blog lain, gw denger FOH di sini bakal "CINNAMON! SELAMAT DATANG!" dengan sangat kencang tiap ada pembeli masuk. Namun, enggak ada tuh seinget gw. Kecuali emang suaranya gak kedengeran. Hehe. Maklum pas gw datang hujan merintik membara. Haha.

What they sell ?
A zillion of menus. Banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaak banget pilihan menu yang disuguhkan. Dari pizza sampai fish and chips. Dari tom yam sampai ayam bakar en nasi goreng. Dari pancake-pancake-an sampe minuman asik yang instagramable. Pokoknya hampir semua jenis makanan ada di sini. Just try.

Duration of Service each item :
Kalau disambi ngobrol sama temen atau klien gitu pasti bakalan gak terasa kok. So, bisa dibilang, cepat. Yang pasti minumannya dateng duluan.

Seasoning :
Untuk kunjungan pertama ini gw sengaja milih menu signature-nya dulu, apalagi kalau bukan fish and chips. Kerennya lagi ada beberapa style Fish and chip di sini. Pastilah bukan style asli Inggris asli yang menggunakan sedikit bir atau whiskey sebagai pelumur adonan tepung. Karena ada menu French Fish and Chip maka gw pesen itu deh.

French Fish and Chip-nya disajikan dengan sangat intagramable. Seloyang pan yang cantik dengan dua selembar fillet ikan (embuh ikan apa ini, semoga bukan lele) yang digoreng tepung dengan bumbu yang luar biasa. Hampir lah sebelas dua belas ama Fish Co dengan perbedaan harga yang sungguh terlalu. Permainan garam dan lada memang sungguh pas di menu ini. Belum lagi gw dapet saus keju yang dicampur mayonnaise en tentu potongan jeruk nipis yang memang harus di tambahkan untuk membuat kesan asam dalam makanan ini (baca: acidity). Untuk fries-nya, good sekali. Beda sekali dengan Fish and Chip ala Koki Joni yang gw coba sebelumnya. Tidak overcook, kaya tekstur, walaupun kejunya bukan mozzarella yang lumer en bisa ditarik-tarik mulur, udah enak kok.

French Style Fish and Chips

Ceritanya Chicken Wings Mozarella tapi rasanya BBQ
Temen gw pesen Chicken Wings Mozarella. Nah, sajiannya sama dengan pan tapi yang disajikan beberapa sayap ayam yang terlumuri saos BBQ. Gw sebenernya gak paham. Udah gw tanyain ke FOH yang bersangkutan, kenapa pesennya mozzarella namun yang keluar BBQ? Katanya Mozarellanya ada di dalamnya. But, gw cicipin emang gak ada perasaan mozarellanya.

Presentation :
Nice, keren deh pokoknya penampilannya. Good plating. Untuk Fish and Chip platingnya hampir sama dengan Fish and Co cuman Fish and Co gak pake selada en tentu saja untuk rasa memang beda.

Conclusion :
Reason(s) for me to rethink on revisiting this restaurant is(are) :
Enak, en pengen coba nyicip menu yang lain sih memang, karena diversitas menu di gerai kecil ini membuat gw penasaran. Sampai-sampai ada ayam geprek juga di sini tapi harganya 15ribu.. Yo mit! Hahaha...

How Do I Get There :
Percetakan Kanisius ke timur dikit. tepat di perempatan.

====
Maps and GPS Point :


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.