Hello, This is me!

Sony Adams

Poet Writer Philosopher Spiritualist Travel Advisor Food Reviewer Modern Art Anthusiast

Oktober 12, 2017

Filsafat Bangun Tidur

  • by
Anyway,

Gw semacam pengen berbagi curhatan aja sih. Tentang manusia dan sifat-sifatnya. Ya, sebelum gw memutuskan untuk menyepi dan menjauh dari segala ingar-bingar ini. 


Ternyata masih banyak orang yang gak one dimensional, grudge holder, obviously spoiled emotion, treachery, inconsistent, suka banget telat, perfeksionis, bossy, nafsuan, terlalu kanan, terlalu kiri, delusional dan whatsoever. Kadang bingung aja gimana gw kudu menyikapi mereka-mereka ini. Intinya gak bisa dong disamain antara satu orang ama satu yang lain.

Bukannya bermaksud menyombongkan diri, tapi emang biasanya memang orang itu kaga bisa menilai apa sih kelemahan diri sendiri itu, so do I. Kalau ada pertanyaan wawancara pasti akan gw bilang kalau gw itu pemalas en impulsif. Perpaduan tipikal golongan darah O dan B.

Balik lagi ke sifat-sifat orang lain, memang setiap orang mempunyai jalan hidupnya masing-masing. Juga mereka berhak memutuskan pilihan-pilihan apa yang bakal dipilih. Ambisi-ambisi apa. Bahkan yang paling deket dengan kehidupan gw sekarang, cari jodoh. Orang pada sibuk nyari jodoh, pake tinder kek, ta'aruf kek, modal dengkul nekat kek atau apa. Gw kaga tertarik. Seenggaknya sampai detik ini gw tidak berpandangan bahwa menikah itu membutuhkan cinta. Dan cinta diwujudkan dengan cara menikah, dengan produknya bernama bayi. So, love ia merely a legal way to procreate, isnt it? Pusing kadang gw mikirin. But, it's my life right?

I wanna be myself, bukan seorang yang diatur-atur, bukan jalan kebahagian, bukan gw yang harus ikut lingkungan yang say A so then A.

Gw cukup tahu aja ketika ada orang-orang yang demikian. Life is funny pada ruas-ruasnya yang tepat. Serahkan aja kepada semesta. Gak usah muluk-muluk deh hidup tuh. Bahagia itu bukan punya duit banyak trus bisa beli ini itu, bukan ketika punya bayi, bukan karena bisa haji, bukan karena bisa nginep di hotel bintang lima, en lainnya. Bahagia itu diciptakan, bukan ditunggu. Bahagia itu sesimpel menghirup udara pagi, menyesap aroma kopi, ngelihat tanaman en hewan peliharaan bisa sehat, bikin orang lain tertawa, bantuin orang lain dan menjadi manfaat bagi orang lain apapun kendalanya. Sistem semesta akan menggantinya kok. Ikhlas yang sejati.

Mungkin orang berkata, gw terlalu baik, gw terlalu nurut, gw terlalu "manis" dalam hal sifat. Ya, monggo whatever, that's my choice setidaknya untuk the rest of my life. Hidup itu sistem give and take yang konsisten. Apa yang terjadi pada kita bisa diibaratkan menjadi sebuah peringatan.

Ya, in the end of the day, gw harus deal with those orang-orang dengan sejuta kepribadian. Harus mengikuti permainan satu dengan yang lain. Yang jelas aku mencintai semua orang. Semua makhluk. Baik yang seburuk-buruk sifat mereka. Ini hanyalah sebuah filsafat bangun tidur gw.

Namaste,

Yes, it's me. Look my profile again, if you don't know me.

SONY ADAMS
+62-852-922-333-18
Yogyakarta, Indonesia

SEND ME A MESSAGE

Visit